Zainab Al-Ghazali menjawab : “PROBLEMATIKA MUDA-MUDI” : 9. Bagaimana Saya Melepaskan Diri dari Berbagai Keinginan ?

Pertanyaan

Saya seorang gadis yang tadinya mempunyai ketenangan hati hingga suatu ketika cinta dunia masuk ke dalam diri saya tanpa saya sadari bagaimana. Padahal, mestinya saya dapat mengusirnya. Sejak itu, saya hidup dalam pergolakan jiwa. Hasilnya, hati saya menjadi kosong dan sibuk dengan cinta, serta sedih karena berpisah dengan kekasih. Saya merasa ada suatu tutup yang meliputi akal dan hati saya. Saya merasa tidak dapat berkonsentrasi dan banyak lupa,. Saya telah kehilangan hikmahnya akal dan berpikir baik. Setiap saya berusaha melepaskan diri dari itu semua, saya tidak mampu. Jiwa saya penuh cinta dan keinginan. Bagaimanakah saya dapat melepaskan diri dari semua itu? Bagaimana saya dapat memadukan hak Alalh dengan hak diri saya? Sungguh, saya sekarang ini hidup dalam keadaan bingung sekali.

Jawaban

Masa pubertas merupakan periode yang dilalui oleh setiap gadis. Kadang-kadang periode ini membalikkan hidup seorang gadis 180 derajat sehingga dia hidup dalam kegelisahan. Nasihat yang dapat saya berikan adalah agar engkau senantiasa menyibukkan diri dengan bekerja atau membaca daripada me-nganggur yang hanya akan semakin menambah kesusahan atau kepayahan yang bersifat sentimen-tal. Percayalah pada dirimu dan pada kemampuanmu untuk melewati periode itu. Hendaknya, kebaikan hubunganmu dengan Allah menjdi pendorong yang akan mengembalikan keseimbangan kepada dirimu sendiri, kepribadianmu, serta perasaan-perasaanmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: