Dengarlah wahai kawan!!

“Kiri !!!!!!”

Ah…… Akhirnya kudengar juga. Kata itu yang kutunggu dari tadi. Kata yang menyalakan kilatan semangat pada mataku. Kata yang membuatku bisa bernafas lega. Andaikata kata itu tidak keluar, maka mungkin aku yang akan mengucapkannya sebelum atau saat kata itu diucapkan orang lain. Tapi, untung aku bisa bersabar dari mengucapkan kata itu. Memang, kata itu bukan untaian mantera dari seorang nenek sihir. Tetapi, kata itu bisa menyihir kakiku yang sedari tadi pegal bisa meregang dan kembali bersemangat. Kini senut-senutnya sudah hilang. Dadaku kembali berkembang. Terasa aura kebebasan menyelmuti diriku. Bayangkan ada kipas angin listrik menyembur wajahku. Ya, sesegar itulah aku setelah mendengar satu kata majik itu. Karena….. kata itu telah membuatku bisa duduk lega dia atas bangku panjang sebuah angkot jurusan soreang. Setelah sebelumnya pinggulku berada di ambang hidup dan hampir saja mati rasa karena bertumpu pada ujung bangkunya yang tajam.

Kini pinggulku bebas meraba empuknya tempat duduk. Terjepit sempurna diantara pinggul tante-tante di kiri dan kananku.

Setidaknya kini nafasku panjang. Hah…………… lega.

***

Ada yang aneh sore itu. Bukan. Bukan hanya sore itu. Tetapi, hampir setiap sore aku selalu menemui kejanggalan itu. Dasar akunya yang tak pernah mempermasalahkannya (panjang juga kata yang satu ini J). Yang janggal di angkot soreang itu adalah, selalu saja setiap sore dominan penumpang angkot soreang adalah kaum hawa alias wanita. Setahu aku Soreang bukanlah negeri wanita. Banyak juga kaum adamnya. Tetapi, mengapa kebanyakan penumpang angkot di sore hari adalah wanita? Kemana para prianya? Sering aku mencatat rekor sebagai satu-satunya ikhwan diantara jejalan manusia-manusia halus itu. Keingintahuan itu akhirnya memuncak dan memaksa untuk bererupsi. Tak bisa rasa penasaran ini kubiarkan begitu saja. Aku butuh teman curhat. Kemana para laki-lakinya? Mengapa hanya aku dan supir yang bergender laki-laki? Bahkan pernah dua kali kenek angkot itu juga adalah perempuan! Ya Allah! Sebegitu banyakkah kaum hawa sampai-sampai sulit mencari ikhwan yang naik angkot soreang?! Wahai para lelaki!! Wahai kaum adam!! Dimana engkau saat aku menaiki angkot seorang diri sebagai lelaki?! Dimana engkau saat aku berdesaka-desakkan dengan tante-tante hingga pinggulku susah untuk mencari tempat berlabuh?! Dimana engkau saat kenek angkot soreang juga mulai digantikan oleh kaum hawa?! Apakah dunia ini akan kiamat? Mengapa akhwat ada di mana-mana? Mengapa di dalam angkot aku menjadi sulit menjaga pandangan gara – gara keberadaan akhwat di kanan kiri depan ku? Oh…. Tuhan…. Gerakkan hati para ikhwan agar mau naik angkot soreang sore hari..! gerakkan hati para pemuda agar bisa mengasihani diriku yang terjepit diantara perempuan-perempuan itu….!

Turun dari angkot aku bertekad menceritakan hal ini pada orang di rumah. HARUS!

Kutanya adikku, si Nanda, “Nan, sekarang aneh, ya, sore-sore gini laki-laki pada gak naik angkot. Kemana sih mereka?”

Kutanya dia dengan penuh keingintahuan dan kekesalan. Kuceritakan kekhawatiranku padanya bak seorang penyair yang melantunkan puisi kesedihan atas bencana yang terus menerus menimpa bangsa ini. Mataku memerah. Kuharapa jawaban Nanda bisa menjadi hujan atas kegersangan hatiku ini.

Ah!, akhirnya mulut Nanda terbuka. Jawaban itu…. Meluncur dari lubang mulutnya……

“Yash, sekarang mah jamannya laki-laki naik motor. Makanya buruan beli motor!”

Sumbangan bisa dikirimkan ke rekening Bank Syariah Mandiri cab. Dago dengan no. 167.205.67.140.212 atas nama Yahya Ayyash. Terima kasih.

3 Responses

  1. eh boleh gabung ga?
    Q gi cari teman baru nieh !

  2. boleh…. assalaamualaikum ukhti… (eh, ukhti kan?)🙂

  3. assalaamu’alaikum akhi…..
    yg sbr ya, & trs berusaha agar mtrx bsa trbeli….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: