Mama Dahlia, Mama yang inspired

Suka nonton Mamamia gak? Saya suka. Bukan tiba-tiba Ayyash jadi kegandrungan dengan hiburan. Tapi acara yang spesial mengiuktsertakan Artis dan Ibunya untuk sama-sama bernyanyi ini memang beda dari yang lainnya. Serasa beda. Dan memang beda. Acara ini ditayangkan di Indosiar dari hari selasa sampai jumat. Dari Jam 6 sampai Jam 12 Malam. Jarang-jarang ada acara selama ini. Berbulan-bulan lagi. Tapi Indosiar memang terkenal Kreatif dan Berani. Acara ini berhasil menarik (baca:menyedot) perhatian penonton Indonesia untuk menyaksikan sepak terjang perjuangan Artis dan Mamanya dalam mangasah bakat menyanyinya. Sekarang, rating acara ini cukup tinggi. Dimana-mana orang membicarakannya.

Gak ada semut kalo gak ada gula. Lantas, apa daya tarik dari acara yang megedepankan aspek kasih sayang dan kekeluargaan dari mama dan anaknya ini? Semua pasti punya alasan yang berbeda-beda. Ada yang tertarik dengan kegilaan Ruben Onsu dan Eko Patrio. Ada juga yang tertarik mendengar petuah dari ketiga komentator yang kompeten di bidangnya masing-masing. Ada Ivan gunawan yang seneng ngomentarin Fashion. Ada juga Bunda Hetty Koes Endang yang mengomentari cara bernyanyi dan olah vokal dari setiap kontestan. Ada juga random commentator, alias komentator yang ganti-ganti tiap minggu untuk mengomentari aksi panggung peserta.

Ayyash gak terlalu tertarik dengan bodoran-bodoran gila penghuni tetap Mamamia itu. Tapi ada satu hal yang membuat yash menunggu-nunggu hadirnya acara itu muncul di Indosiar. Yaitu hadirnya Mama Dahlia, Ibunda dari Kiki Farel. Betul, Setiap beliau tampil yash selalu tertarik dengan pesona keluguan dan ketulusan dan sang mama ketika mendukung anaknya berkreasi di atas panggung. Yang bikin lebih greget, Mama Dahlia tidak canggung dalam berinteraksi dengan Eko dan bisa larut dalam jalannya pertunjukkan dengan dirinya yang apa adanya. Mama Dahlia tidak malu menganggap dirinya yang sederhana dan bisa menjadi dirinya apa adanya tidak dikurang-kurangi atau dilebih-lebihkan. Inilah saya, Inilah Mama Dahlia.

Kalau denger kata-kata polos yang mengalir dari lidahnya dalam menanggapi segala situasi di atas panggung, membuat Yash semakin kagum dengan pribadi beliau. Dan yash juga melihat bahwa audiens pun terkagum-kagum melihat pribadi Mama Dahlia. Tadi malam —seperti biasa dalam acara supermama, setiap mama diberi tantangan ketika mama harus berperan menjadi manajer bagi sang anak dan menyelesaikan problem-problem yang diberikan oleh Ruben Onsu dalam bentuk aksi teater— Mama Dahlia diberi tantangan agar mau menolak tawaran dari kakaknya (diperankan oleh Tessy) agar anaknya mau menggunakan cincin bertuah yang dipercaya bisa membawa keberuntungan. Tentu alasan yang dikemukakan oleh setiap mama adalah bahwa percaya dengan begituan adalah musyrik. Tetap, mama dahlia berani mengatakan sesuatu yang tidak dikatakan mama-mama lainnya dalam menolak tawaran cincin musyrik itu. Mama Dahlia mengatakan bahwa rejeki itu cuman dari Allah.

“Biarin dikata anak saya mau jadi tukang kebon atau kuli yang penting hartanya Halal!”

Kalimat ini yang yash suka. Walau simple, tapi jarang-jarang mama seorang artis bisa mengucapkan kalimat berbobot ini. Banyak sekali keluarga artis yang bangga kalau salah satu anggota keluarganya bisa menjadi artis. Nebeng nama karena punya kekerabatan saja sumringahnya luar biasa. Dan, sangat disayangkan kalau sang artis meredup popularitasnya. Bisa-bisa kebanggaan yang dulu diperlihatkan kini redup dan terkubur. Mama Dahlia secara tersirat mengajarkan pada kita bahwa mau diri ini populer atau tidak kita tetap manusia biasa yang menganggap rejeki ini hanya datang dari Allah dan patut disyukuri berapapun kadarnya. Menjadi artis bukanlah sebuah obsesi yang harus mengalahkan nurani kita sebagai manusia biasa. Dan itu point penting dalam karir seorang artis.

Wah, kok jadi ngomongin dunia entertainmant ya? Yah, gak selamanya dunia hiburan itu buram dan menjerumuskan. Pengalaman ini bagi yash seperti menemukan mutiara dalam kolam lumpur. Ada serpihan hikmah dari kelamnya batu arang sebuah dunia yang bernama entertainment. Salut buat Mama Dahlia. Nanti kalo beneran jadi main lenong seperti yang komentator sering katakan, semoga Mama Dahlia tetaplah Mama Dahlia. Mama Dahlia yang sekarang dan selamanya. Semoga dapat jodoh yang sholeh juga. hehe. Salut juga buat Indosiar atas usahanya.

Tapi satu hal yang belum tergoyahkan dari pemahaman yash dalam dunia hiburan : Sinetron adalah Setantron!

One Response

  1. mama dahlia itu termasuk orang polos en jujur yang jumlahny sdh semakin berkurang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: