<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yahya Ayyash</title>
	<atom:link href="http://yahyaayyash.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yahyaayyash.wordpress.com</link>
	<description>Perpanjangan nyawa dari sebuah perjuangan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Oct 2008 03:49:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='yahyaayyash.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/55cb6d9144c6a72b09799bdd84bd00ae?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yahya Ayyash</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Aspartame penyebab wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang dan lupus</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/10/27/aspartame-penyebab-wabah-pengerasan-otak-atau-sumsum-tulang-belakang-dan-lupus/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/10/27/aspartame-penyebab-wabah-pengerasan-otak-atau-sumsum-tulang-belakang-dan-lupus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 03:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/10/27/aspartame-penyebab-wabah-pengerasan-otak-atau-sumsum-tulang-belakang-dan-lupus/</guid>
		<description><![CDATA[Tolong diinformasikan ke semua orang, kalau perlu print dan kasih ke orang rumah. TOLONG  DI BACA KARENA SANGAT PENTING!!!!!
Subject: Aspartame penyebab  wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang dan lupus. Hati-hati dengan  produk makanan dan minuman yang mengandung Aspartame karena dapat menyebabkan  pengerasan otak atau sumsum tulang belakang dan lupus.
Saat ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=216&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tolong diinformasikan ke semua orang, kalau perlu print dan kasih ke orang rumah. TOLONG  DI BACA KARENA SANGAT PENTING!!!!!</p>
<p>Subject: <span class="yshortcuts"><span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts">Aspartame</span></span> penyebab  wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang dan lupus. Hati-hati dengan  produk makanan dan minuman yang mengandung Aspartame karena dapat menyebabkan  pengerasan otak atau sumsum tulang belakang dan lupus.</p>
<p>Saat ini sedang  ada wabah Pengerasan <span class="yshortcuts">Otak</span> atau Sumsum Tulang Belakang dan Lupus. Kebanyakan orang  tidak mengerti mengapa wabah ini terjadi dan mereka tidak mengetahui mengapa  penyakit-penyakit ini begitu merajalela.<span id="more-216"></span></p>
<p>Saya akan beritahu Anda mengapa kita menghadapi masalah yang serius ini. Saat ini banyak orang menggunakan  pemanis buatan. Mereka melakukan ini karena iklan di televisi yang membe rita  kan bahwa gula  itu tidak baik buat kesehatan mereka. Hal ini memang benar sekali.</p>
<p><span class="yshortcuts"><span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts"><span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts">Gula</span></span></span> itu merupakan racun bagi tubuh kita, akan tetapi, apa yang orang-orang  gunakan sebagai pengganti gula lebih mematikan. Apa yang saya maksudkan  disini adalah Aspartame. Ini adalah biang wabah yang disebutkan di  atas. Aspartame merupakan bahan kimia yang mengandung racun, yang diproduksi  oleh perusahaan kimia bernama Monsanto.</p>
<p>Aspartame telah dipasarkan  ke seluruh dunia sebagai pengganti gula dan dapat dijumpai pada semua jenis  minuman ringan untuk diet, seperti <span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts"><span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts"><span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts">Diet Coke</span></span></span> dan <span class="yshortcuts"><span class="yshortcuts">Diet Pepsi</span></span>. Hal ini juga  dapat dijumpai pada produk pemanis buatan seperti Nutra Sweet, Equal, dan  Spoonful; dan ini banyak digunakan di produk-produk pengganti gula.</p>
<p>Aspartame dipasarkan sebagai satu produk diet, tapi ini sama sekali bukanlah  produk untuk diet. Kenyataannya, ini dapat menyebabkan berat tubuh bertambah  karena dapat membuat Anda kecanduan karbohidrat. Membuat berat tubuh Anda  bertambah hanyalah sebuah hal kecil yang dapat dilakukan oleh  Aspartame.</p>
<p>Aspartame adalah bahan kimia beracun yang dapat merubah  kimiawi pada otak dan sungguh mematikan bagi orang yang menderita  parkinson. Bagi penderita <span class="yshortcuts">diabetes</span>, hati-hatilah bila mengkonsumsi untuk jangka  waktu lama atas produk yang mengandung Aspartame ini, karena dapat menyebabkan  koma, bahkan meninggal. Bila ada produk yang mengklaim bahwa produk itu bebas  gula, Anda seharusnya sudah tahu bahwa hal ini mengandung Aspartame.</p>
<p>Jangan  mengkonsumsi produk tersebut. Salah satu minuman suplemen yang mengandung  ASPARTAME adalah serbukeffervescent <span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts"><span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);cursor:pointer;" class="yshortcuts"><span style="border-bottom:1px dashed rgb(0,102,204);background:transparent none repeat scroll 0 0;cursor:pointer;" class="yshortcuts">EXTRA JOSS</span></span></span>! Pada kemasan tertulis: Mengandung Aspartame 0,06% [ADI 40 mg/kg BB].</p>
<p>Berdasarkan hasil survei di salah satu supermarket di <span class="yshortcuts">Bandung</span>, selain EXTRAJOSS, produk-produk minuman lainnya yang juga mengandung ASPARTAME yaitu M-150, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas, Hore&#8230;, Frutillo, Segar Sari, POP ICE Es Blender, Segar&#8230; Dingin, OKKY Jelly Drink, Sari Vit C, NaturadeGold, AQUA Splash of Fruit, FORTY PLUS.</p>
<p>Beritahukan semua orang yang Anda kenal dan sayangi akan  bahaya dari produk yang mengandung Aspartame.</p>
<p>Author: Penelitian  Badan POM (Pen ga wasan Obat &amp; Makanan) &#8211; JKT<br />Yoyok_SQA Dept PT Prafa  &nbsp;Ph. +62 (0) 21 8751066 &nbsp; &nbsp;Fax.+62 (0) 21 8754094</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=216&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/10/27/aspartame-penyebab-wabah-pengerasan-otak-atau-sumsum-tulang-belakang-dan-lupus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalau ditilang polisi..(asli, Keren!!)</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/08/21/kalau-ditilang-polisiasli-keren/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/08/21/kalau-ditilang-polisiasli-keren/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 03:47:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Dapet lagi nih&#8230; artikel dari milis elektroku. sekarang ada temen ane yang dapet info dari kaskus mengenai seseorang yang akan ditilang polisi. Biasanya polisi sangat senang mencari kesalahan kita dan berakhir dengan surat tilang. Tapi, kisah kita yang satu ini begitu berbeda&#8230; Saksikana aja ya!
Sumber: Kaskus.com

Mengenai form biru yg sempet hangat-hangatnya dibicarain, pas
muter di depan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=213&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dapet lagi nih&#8230; artikel dari milis elektroku. sekarang ada temen ane yang dapet info dari kaskus mengenai seseorang yang akan ditilang polisi. Biasanya polisi sangat senang mencari kesalahan kita dan berakhir dengan surat tilang. Tapi, kisah kita yang satu ini begitu berbeda&#8230; Saksikana aja ya!</p>
<p>Sumber: <a href="http://kaskus.com/" target="_blank"><span class="yshortcuts">Kaskus.com</span></a></p>
<p><a href="http://wargacianjur.files.wordpress.com/2007/04/polantas.jpg"><img class="aligncenter" src="http://wargacianjur.files.wordpress.com/2007/04/polantas.jpg?w=420&#038;h=273" alt="" width="420" height="273" /></a></p>
<p>Mengenai form biru yg sempet hangat-hangatnya dibicarain, pas</p>
<p>muter di depan Mall Artha Gading, saya di hadang oleh polisi berikut</p>
<p>kira-kira pembicaraan saya dengan bapak polisi;</p>
<p><span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Polisi</span> (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?</p>
<p><span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Saya</span> (S) : Ok Pak&#8230;</p>
<p>P : Mas tau..kesalahannya apa?</p>
<p>S : Gak pak</p>
<p>P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat</p>
<p>nomor mobil saya yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan</p>
<p>jurus sakti mengambil buku tilang&#8230;lalu menulis dengan sigap</p>
<p>S : Pak jangan ditilang deh&#8230; wong plat aslinya udah gak tau ilang</p>
<p>kemana&#8230; kalo ada pasti saya pasang</p>
<p>P : Sudah&#8230;saya tilang saja&#8230;kamu tau gak banyak mobil curian</p>
<p>sekarang&#8230; (dengan nada keras !! )</p>
<p>S : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! mobil saya kan Ada STNK nya</p>
<p>pak , ini kan bukan mobil curian!</p>
<p>P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas)</p>
<p>kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna</p>
<p>MERAH)</p>
<p>S : <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Maaf</span> pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya&#8230;Saya mau yg</p>
<p>warna BIRU aja</p>
<p>P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form</p>
<p>biru itu gak berlaku!</p>
<p>S : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?</p>
<p>P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU&#8230;</p>
<p>Dulu kamu bisa minta form BIRU&#8230; tapi sekarang ini kamu Gak bisa&#8230;</p>
<p>Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan</p>
<p>ngotot)</p>
<p>S : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada</p>
<p>nantangin tuh polisi)</p>
<p>P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?</p>
<p>S : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU&#8230; Bapak kan</p>
<p>yang gak mau ngasih</p>
<p>P : Kamu jangan macam-macam yah&#8230; saya bisa kenakan pasal melawan</p>
<p>petugas!</p>
<p>S : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku?</p>
<p>Gini aja pak saya foto bapak aja deh&#8230; kan bapak yg bilang form BIRU</p>
<p>gak berlaku (sambil ngambil HP)</p>
<p>P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa</p>
<p>kandangin (sambil berlalu)</p>
<p>S : Saya kejar itu polisi dan sudah siap melepaskan &#8220;shoot pertama&#8221;</p>
<p>(tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )</p>
<p>P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu</p>
<p>S : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk</p>
<p>polisi yg tilang saya) lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang</p>
<p>tilang saya, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang</p>
<p>menghalau saya dan polisi yang nilang saya akhirnya polisi yg</p>
<p>menghalau saya mendatangi saya.</p>
<p>P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)</p>
<p>S: Gak sama saya pak&#8230;. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2</p>
<p>memanggil polisi yang nilang saya )</p>
<p>P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal) Lalu polisi</p>
<p>yang nilang saya menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil</p>
<p>berkata &#8220;nih kamu bayar sekarang ke BRI &#8230; lalu kamu ambil lagi SIM</p>
<p>kamu disini, saya tunggu&#8221;.</p>
<p>S : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak&#8230;</p>
<p>(langsung ke ATM) Hatiku senang banget walaupun di tilang, ngasih</p>
<p>pelajaran berharga ke polisi itu&#8230;.</p>
<p>Kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu</p>
<p>untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI&#8230;. Mending</p>
<p>bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!</p>
<p>PS :</p>
<p>SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau</p>
<p>membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.</p>
<p>Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan</p>
<p>oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan</p>
<p>nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang</p>
<p>dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum</p>
<p>kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai</p>
<p>tilang.</p>
<p>SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar</p>
<p>denda.</p>
<p>Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo</p>
<p>gak salah norek Bank BUMN).</p>
<p>Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan</p>
<p>SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.</p>
<p>You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Jalan Raya</span></p>
<p>tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.</p>
<p>Dari temanku Yukie I.P.</p>
<p>Trus&#8230;. dari blog <span style="color:#008000;">wargacianjur.files.wordpress.com</span> saya dapet:</p>
<p><img class="lefth2img" src="http://s.wordpress.com/wp-content/themes/pub/neat/images/h1.gif" alt="h1" /></p>
<h2><a title="Kena Tilang Oe….?" rel="bookmark" href="http://wargacianjur.wordpress.com/2007/04/22/kena-tilang-oe/">Kena Tilang Oe….?</a></h2>
<p>April 22, 2007 <!-- by wargacianjur --></p>
<div class="entrytext">
<div class="snap_preview">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><a title="polantas" href="http://wargacianjur.files.wordpress.com/2007/04/polantas.jpg"><img src="http://wargacianjur.files.wordpress.com/2007/04/polantas.thumbnail.jpg" alt="polantas" align="left" /></a><span>Pernah lihat orang yang nabrak pak polisi</span><strong><span> </span></strong><span>hanya karena tiba-tiba kendaraannya diminta menepi? Ya, banyak orang yang ketika polisi menghampiri benar-benar ketakutan. Gugup dan buru-buru kabur hingga justru membahayakan jiwanya.</p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">Kalau anda adalah pengendara kendaraan apalagi kendaraan roda dua seperti saya pasti pernah kena Tilang Polisi. Entah Itu kesalahan tidak disengaja maupuntidak disengaja. Entah melanggar rambu-rabu lalu lintas atau entah karena memang ada razia ketertiban lalu lintas.</p>
<p>Apalagi untuk wilayah kota cianjur, kelangkapan kendaraan bermotor menjadi hal yang mutlak dan harus. Tidak ada SPION &#8211; Pasti Terkena TILANG. Cat kendaraan tidak sesuai dengan aslinya yang tertera di STNK atau motor dimodifikasi Cat &#8211; saya pastikan terkena TILANG. Apalagi anda tidak mempunyai SIM.. Waduh jangan coba-coba jalan di kota cianjur. Runyam jadinya…………….</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span> Bisa jadi pengendara tersebut tidak lengkap surat-surat berkendaraannya. Atau bisa jadi karena melanggar atau hanya merasa melanggar. Padahal pelanggaran lalulintas dan kena tilang adalah wujud dari proses penegakan hukum di jalan raya. Manfaatnya bukan saja menjamin ketertiban arus lalulintas tapi juga untuk tetap menjaga keamanan setiap pengguna jalan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Namun bagi yang kebetulan melakukan pelanggaran dan kena “tangkep” polisi, sebaiknya tidak melakukan hal-hal bodoh seperti di atas. Tetaplah tenang karena jika anda bukan pelaku kriminalitas. Mulailah bersikap sopan dan dewasa dengan melakukan hal-hal berikut ini…</span></p>
<p><strong>TIPS </strong></p>
<p>1 Jangan panik, tenangkan diri Anda.</p>
<p>2 Tepikanlah kendaraan Anda.</p>
<p>3 Siapkan SIM, STNK.</p>
<p>4 Kenali nama dan pangkat Polantas tersebut. Jangan hentikan kendaraan bila ada orang yang berpakaian preman mengaku sebagai Polantas.</p>
<p>5 Tanyakan kesalahan anda, pasal yang dilanggar dan berapa dendanya. Anda dapat meminta untuk turut melihat tabel pelanggaran yang dimiliki Polantas.</p>
<p>6 Cek apakah tuduhan pelanggaran Polantas tersebut benar atau tidak.</p>
<p>7 Bila tuduhan pelanggaran tidak benar, ajukan keberatan anda dengan sopan dan jangan tanda tangani surat tilang. Terimalah Surat Tilang tersebut sebagai panggilan sidang. Tanyalah tempat, hari dan jam sidang. Ingatlah kronologis kejadian. Anda akan beradu argumentasi dengan polisi tersebut di depan hakim.</p>
<p>8 <span style="text-decoration:line-through;">Bila tuduhan pelanggaran tersebut benar, tanda tanganilah surat tilang. Tanyakan di mana dan kapan Anda harus membayar denda serta di mana dan kapan mengambil barang sitaan baik berupa surat atau kendaraan.</span></p>
<p>9<span style="text-decoration:line-through;"> Jangan ragu-ragu untuk bertanya bila ada sesuatu yang tidak Anda ketahui atau tidak beres pada Surat Tilang.</span></p>
<p>10 <span style="text-decoration:line-through;">Laporkan perilaku oknum polisi yang tidak memenuhi prosedur. Anda dapat hubungai Dinas Penerangan (Dispen) POLRI di nomor telepon 5234017, 5709250 untuk ketarangan lebih lanjut</span>.</p>
<p>11 <span style="text-decoration:line-through;">Jangan mencoba untuk menyuap Polantas. Anda dapat dikenakan sanksi untuk usaha menyuap pegawai negeri</span>.</p>
<p>===================================================================================</p>
<p>Memang menarik sekali ngomongin polisi. Menurut saya Polisi juga manusia. Sama seperti pekerjaan lainnya (Guru, petugas bea cukai, petugas paspor, dan lainnya). Pada dasarnya mereka seharusnya mengerjakan tugas yang mulia. Tetapi, karena kekuasaannya atas sesuatu dalam pekerjaannya, atau memang terhambat ekonomi, mereka terpaksa menyalahgunakan kekuasaan yang mereka miliki. oknum Guru dan oknum kepsek ada yang mengambil pungutun di sekolah. Kepsek biasanya kepada orangtua yang baru mendaftar anaknya, sementara guru mengambil pungutan kepada anak muridnya. oknum Petugas bea cukai dan oknum petugas paspor mengambil pungli biar urusan segera beres. Nah, oknum polisi memberhentikan pengendara bermotor untuk dicari kesalahannya dan diambil pungutan.</p>
<p>Disamping berdoa agar mereka-mereka itu sadar, seharusnya kita dapat berkontribusi dengan melakukan protes kalau mereka melakukan kesalahan. Semoga bermanfaat</p></div>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/213/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/213/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=213&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/08/21/kalau-ditilang-polisiasli-keren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wargacianjur.files.wordpress.com/2007/04/polantas.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-content/themes/pub/neat/images/h1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">h1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wargacianjur.files.wordpress.com/2007/04/polantas.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">polantas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Please&#8230; dont aborsi&#8230;.</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/04/please-dont-aborsi/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/04/please-dont-aborsi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 04:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keakhwatan]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[aborsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[baru dapet dari milis elektro&#8230; tentang aborsi&#8230;. baca aja deh..
Just for you guys to know&#8230;
Anda mendukung ABORSI?&#8230;&#8230;..
Berikut ini adalah gambaran mengenai apa yang terjadi didalam suatu proses aborsi:
Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan)
Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak yang masih sangat lembut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=209&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>baru dapet dari milis elektro&#8230; tentang aborsi&#8230;. baca aja deh..</p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;color:navy;font-size:small;"><span style="font-size:12pt;color:navy;">Just for you guys to know&#8230;</span></span></p>
<p><strong><span style="font-family:Snap ITC;color:red;font-size:medium;"><span style="font-weight:bold;font-size:13.5pt;font-family:'Snap ITC';color:red;">Anda mendukung ABORSI?&#8230;&#8230;..</span></span></strong><span style="font-family:Snap ITC;color:red;font-size:medium;"></span><span style="font-family:Snap ITC;font-size:medium;"><span style="font-size:13.5pt;font-family:'Snap ITC';"></p>
<p></span></span><span style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Berikut ini adalah gambaran mengenai apa yang terjadi didalam suatu proses aborsi:</p>
<p>Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan)<br />
Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan. Saat dikeluarkan, dapat dilihat ca ira n merah berupa gumpalan-gumpalan darah dari janin yang baru dibunuh tersebut. </span></span></p>
<p>****picture**** not achieved</p>
<p><span style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan)<br />
Pada tahap ini, dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk. Aborsi dilakukan dengan cara menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong dengan menggunakan<br />
semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus). Anak dalam kandungan itu d ira ih dengan menggunakan tang tersebut, dengan cara menusuk bagian manapun yang bisa tercapai. Bisa lambung, pinggang, bahu atau leher. Kemudian setelah<br />
ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya. Tulang-tulangnya di remukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek  menjadi  bagian kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan. </span></span></p>
<p>***** picture not achieved******</p>
<p><span style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Dalam klinik aborsi, bisa dilihat potongan-potongan bayi yang dihancurkan ini. Ada potongan tangan, potongan kaki, potongan kepala dan bagian-bagian tubuh lain yang mungil. Anak tak berdosa yang masih sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan. </span></span><span id="more-209"></span><br />
<span style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';"><br />
Aborsi pada kehamilan lanjutan (3 sampai 6 bulan)<br />
Pada tahap ini, bayi sudah semakin besar dan bagian-bagian tubuhnya sudah terlihat jelas. Jantungnya sudah berdetak, tangannya sudah bisa menggenggam. Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit, karena jaringan syarafnya sudah terbentuk<br />
dengan baik.</p>
<p>Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum dikeluarkan. Pertama, diberikan suntikan maut (saline) yang langsung dimasukkan kedalam ketuban bayi. Ca ira n ini akan membakar kulit bayi tersebut secara perlahan-lahan, menyesakkan pernafasannya dan akhirnya setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari bayi itu akhirnya meninggal. Selama proses ini dilakukan, bayi akan berontak, mencoba berteriak dan jantungnya berdetak<br />
keras. Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan, tetapi pembunuhan secara amat keji. Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini.</span></span></p>
<p>******picture not achieved****</p>
<p><span style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Aborsi pada kehamilan besar (6 sampai 9 bulan)<br />
Pada tahap ini, bayi sudah sangat jelas terbentuk. Wajahnya sudah kelihatan, termasuk mata, hidung, bibir dan telinganya yang mungil. Jari-jarinya juga sudah menjadi lebih jelas dan otaknya sudah berfungsi baik. Untuk kasus seperti ini, proses aborsi dilakukan dengan cara mengeluarkan bayi tersebut hidup-hidup, kemudian dibunuh. Cara membunuhnya mudah saja, biasanya langsung dilemparkan ke tempat sampah, ditenggelamkan kedalam air atau dipukul kepalanya hingga pecah. Sehingga tangisannya berhenti dan pekerjaan aborsi itu selesai. Selesai dengan tuntas hanya saja darah bayi itu yang akan mengingatkan orang-orang yang terlibat didalam aborsi ini bahwa pembunuhan keji<br />
telah terjadi.</p>
<p>Semua proses ini seringkali tidak disadari oleh para wanita calon ibu yang melakukan aborsi. Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak sakit, mereka tidak sadar karena dibawah pengaruh obat bius. Mereka bisa segera pulang tidak lama setelah aborsi dilakukan.</p>
<p>Benar, bagi sang wanita, proses aborsi cepat dan tidak sakit. Tapi bagi bayi, itu adalah proses yang sangat mengerikan, menyakitkan, dan benar-benar tidak manusiawi. Kematian bayi yang tidak berdosa itu tidak disaksikan<br />
oleh sang calon ibu. Seorang wanita yang kelak menjadi ibu yang seharusnya memeluk dan menggendong bayinya, telah menjadi algojo bagi anaknya sendiri</span></span>.</p>
<p>=====================================</p>
<p>Naa&#8217;udzubillah&#8230; membacanya saja saya sudah gemetaran.. apalagi melihat fotonya&#8230;. mungkin anda bisa melihat foto-fotonya di youtube atau googling.</p>
<p>dari situs lain saya dapet tambahan&#8230;</p>
<h2><span class="mw-headline">Pengaturan oleh pemerintah</span></h2>
<p>Aborsi menurut <a class="new" title="Kitab Undang-undang Hukum Pidana (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kitab_Undang-undang_Hukum_Pidana&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kitab Undang-undang Hukum Pidana</a> adalah tindakan <a title="Kriminal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kriminal">kriminal</a> di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Pasal-pasal KUHP yang mengatur hal ini adalah pasal 229, 341, 342, 343, 346, 347, 348, dan 349.</p>
<p>Menurut KUHP, aborsi adalah:</p>
<ul>
<li>Pengeluaran hasil <a class="new" title="Konsepsi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsepsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">konsepsi</a> pada setiap <a class="mw-redirect" title="Stadium" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stadium">stadium</a> perkembangannya sebelum masa kehamilan yang lengkap tercapai (38-40 minggu).</li>
<li>Pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan (berat kurang dari 500 gram atau kurang dari 20 minggu).Dari segi <a class="new" title="Medikolegal (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Medikolegal&amp;action=edit&amp;redlink=1">medikolegal</a> maka istilah abortus, keguguran, dan kelahiran prematur mempunyai arti yang sama dan menunjukkan pengeluaran janin sebelum usia kehamilan yang cukup.</li>
</ul>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"></span></p>
<div style="font-size:12pt;font-family:times new roman,new york,times,serif;">
<div>
<div class="Section1">
<div>
<div>
<div>
<div>
<table class="MsoNormalTable" style="width:100%;" border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td style="padding:0.75pt;">
<table class="MsoNormalTable" style="width:100%;" border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td style="width:50%;padding:0.75pt;" width="50%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h2><span class="mw-headline">Jenis abortus menurut terjadinya</span></h2>
<h3><span class="mw-headline">Abortus spontanea (abortus yang berlangsung tanpa tindakan)</span></h3>
<p>Yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Abortus imminens</strong> : Peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, dimana hasil konsepsi masih dalam uterus, dan tanpa adanya <a class="new" title="Dilatasi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dilatasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">dilatasi</a> <a class="new" title="Serviks (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">serviks</a>.</li>
<li><strong>Abortus insipiens</strong> : Peristiwa <a class="new" title="Perdarahan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdarahan&amp;action=edit&amp;redlink=1">perdarahan</a> <a class="mw-redirect" title="Uterus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uterus">uterus</a> pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan adanya dilatasi serviks <a class="new" title="Uteri (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uteri&amp;action=edit&amp;redlink=1">uteri</a> yang meningkat, tetapi hasil konsepsi masih dalam uterus.</li>
<li><strong>Abortus inkompletus</strong> : Pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan masih ada sisa tertinggal dalam uterus.</li>
<li><strong>Abortus kompletus</strong> : Semua hasil konsepsi sudah dikeluarkan.</li>
</ul>
<h3><span class="mw-headline">Abortus provokatus (abortus yang sengaja dibuat)</span></h3>
<p>Yaitu:</p>
<ul>
<li>Menghentikan kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar tubuh ibu. Pada umumnya dianggap bayi belum dapat hidup diluar <a class="new" title="Kandungan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kandungan&amp;action=edit&amp;redlink=1">kandungan</a> apabila kehamilan belum mencapai umur 28 minggu, atau <a class="new" title="Berat badan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berat_badan&amp;action=edit&amp;redlink=1">berat badanbayi</a> belum 1000 gram, walaupun terdapat kasus bahwa bayi dibawah 1000 gram dapat terus hidup.</li>
</ul>
<h4><span class="mw-headline">Macam abortus provokatus</span></h4>
<ul>
<li>Abortus Provokatus Medisinalis/Artificialis/Therapeuticus</li>
</ul>
<p>Di Indonesia yang dimaksud dengan <a class="new" title="Indikasi medik (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indikasi_medik&amp;action=edit&amp;redlink=1">indikasi medik</a> adalah demi menyelamatkan nyawa ibu. Syarat-syaratnya:</p>
<ol>
<li>Dilakukan oleh <a class="new" title="Tenaga kesehatan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tenaga_kesehatan&amp;action=edit&amp;redlink=1">tenaga kesehatan</a> yang memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukannya (yaitu seorang dokter ahli kebidanan dan penyakit <a class="new" title="Kandungan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kandungan&amp;action=edit&amp;redlink=1">kandungan</a>) sesuai dengan tanggung jawab <a title="Profesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Profesi">profesi</a>.</li>
<li>Harus meminta pertimbangan tim ahli (ahli medis lain, <a title="Agama" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agama">agama</a>, <a title="Hukum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum">hukum</a>, <a title="Psikologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi">psikologi</a>).</li>
<li>Harus ada persetujuan tertulis dari penderita atau suaminya atau keluarga terdekat.</li>
<li>Dilakukan di sarana kesehatan yang memiliki tenaga/<a class="new" title="Peralatan medis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peralatan_medis&amp;action=edit&amp;redlink=1">peralatan</a> yang memadai, yang ditunjuk oleh pemerintah.</li>
<li>Prosedur tidak dirahasiakan.</li>
<li><a class="new" title="Dokumen medik (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dokumen_medik&amp;action=edit&amp;redlink=1">Dokumen medik</a> harus lengkap.</li>
</ol>
<ul>
<li>Abortus Provokatus Kriminalis</li>
</ul>
<p>Aborsi yang sengaja dilakukan tanpa adanya <a class="new" title="Indikasi medik (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indikasi_medik&amp;action=edit&amp;redlink=1">indikasi medik</a> (<a class="mw-redirect" title="Ilegal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilegal">ilegal</a>). Biasanya pengguguran dilakukan dengan menggunakan alat-alat atau obat-obat tertentu.</p>
<h2><span class="mw-headline">Penyebab Abortus</span></h2>
<h3><span class="mw-headline">Maternal</span></h3>
<h4><span class="mw-headline">Penyebab dari segi Maternal</span></h4>
<p>Penyebab secara umum:</p>
<ul>
<li><a class="new" title="Infeksi akut (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Infeksi_akut&amp;action=edit&amp;redlink=1">Infeksi akut</a></li>
</ul>
<ol>
<li><a title="Virus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Virus">virus</a>, misalnya <a class="new" title="Cacar (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cacar&amp;action=edit&amp;redlink=1">cacar</a>, <a class="mw-redirect" title="Rubella" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rubella">rubella</a>, <a title="Hepatitis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hepatitis">hepatitis</a>.</li>
<li><a title="Infeksi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Infeksi">Infeksi</a> <a title="Bakteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri">bakteri</a>, misalnya <a class="new" title="Streptokokus (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Streptokokus&amp;action=edit&amp;redlink=1">streptokokus</a>.</li>
<li><a title="Parasit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Parasit">Parasit</a>, misalnya <a title="Malaria" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaria">malaria</a>.</li>
</ol>
<ul>
<li>Infeksi <a class="mw-redirect" title="Kronis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kronis">kronis</a></li>
</ul>
<ol>
<li><a title="Sifilis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sifilis">Sifilis</a>, biasanya menyebabkan abortus pada trimester kedua.</li>
<li><a class="new" title="Tuberkulosis paru (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tuberkulosis_paru&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tuberkulosis paru</a> aktif.</li>
<li>Keracunan, misalnya keracunan tembaga, timah, air raksa, dll.</li>
<li><a class="new" title="Penyakit kronis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_kronis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Penyakit kronis</a>, misalnya :
<ol>
<li><a class="mw-redirect" title="Hipertensi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hipertensi">hipertensi</a></li>
<li><a class="new" title="Nephritis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nephritis&amp;action=edit&amp;redlink=1">nephritis</a></li>
<li><a class="mw-redirect" title="Diabetes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes">diabetes</a></li>
<li><a class="new" title="Anemia berat (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anemia_berat&amp;action=edit&amp;redlink=1">anemia berat</a></li>
<li><a class="mw-redirect" title="Penyakit jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_jantung">penyakit jantung</a></li>
<li><a class="new" title="Toxemia gravidarum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Toxemia_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">toxemia gravidarum</a></li>
</ol>
</li>
<li>Gangguan <a class="new" title="Fisiologis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fisiologis&amp;action=edit&amp;redlink=1">fisiologis</a>, misalnya <a class="new" title="Syok (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Syok&amp;action=edit&amp;redlink=1">Syok</a>, ketakutan, dll.</li>
<li><a class="new" title="Trauma (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Trauma&amp;action=edit&amp;redlink=1">Trauma</a> fisik.</li>
</ol>
<ul>
<li>Penyebab yang bersifat <a class="new" title="Lokal (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lokal&amp;action=edit&amp;redlink=1">lokal</a>:</li>
</ul>
<ol>
<li><a class="new" title="Fibroid (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fibroid&amp;action=edit&amp;redlink=1">Fibroid</a>, <a class="new" title="Inkompetensia serviks (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Inkompetensia_serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">inkompetensia serviks</a>.</li>
<li><a class="new" title="Radang pelvis kronis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radang_pelvis_kronis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Radang pelvis kronis</a>, <a class="new" title="Endometrtis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Endometrtis&amp;action=edit&amp;redlink=1">endometrtis</a>.</li>
<li><a class="new" title="Retroversi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Retroversi&amp;action=edit&amp;redlink=1">Retroversi</a> <a class="mw-redirect" title="Kronis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kronis">kronis</a>.</li>
<li><a title="Hubungan seksual" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_seksual">Hubungan seksual</a> yang berlebihan sewaktu hamil, sehingga menyebabkan <a class="new" title="Hiperemia (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperemia&amp;action=edit&amp;redlink=1">hiperemia</a> dan abortus.</li>
</ol>
<h4><span class="mw-headline">Penyebab dari segi Janin</span></h4>
<ul>
<li>Kematian janin akibat kelainan bawaan.</li>
<li><a class="new" title="Mola hidatidosa (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mola_hidatidosa&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mola hidatidosa</a>.</li>
<li><a class="new" title="Penyakit plasenta (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_plasenta&amp;action=edit&amp;redlink=1">Penyakit plasenta</a> dan <a class="new" title="Desidua (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Desidua&amp;action=edit&amp;redlink=1">desidua</a>, misalnya <a class="mw-redirect" title="Inflamasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflamasi">inflamasi</a> dan <a class="new" title="Degenerasi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Degenerasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">degenerasi</a>.</li>
</ul>
<h2><span class="mw-headline">Alasan untuk melakukan tindakan Abortus Provokatus</span></h2>
<h3><span class="mw-headline">Abortus Provokatus Medisinalis</span></h3>
<ul>
<li>Abortus yang mengancam (<em>threatened abortion</em>) disertai dengan <a class="new" title="Perdarahan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdarahan&amp;action=edit&amp;redlink=1">perdarahan</a> yang terus menerus, atau jika janin telah meninggal (<em>missed abortion</em>).</li>
<li>Mola Hidatidosa atau <a class="new" title="Hidramnion akut (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hidramnion_akut&amp;action=edit&amp;redlink=1">hidramnion akut</a>.</li>
<li>Infeksi uterus akibat tindakan <a title="Gugur kandungan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gugur_kandungan#Alasan_untuk_melakukan_tindakan_Abortus_Provokatus.23Abortus_Provokatus_Kriminalis">abortus kriminalis</a>.</li>
<li>Penyakit keganasan pada saluran jalan lahir, misalnya <a class="new" title="Kanker serviks (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kanker_serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">kanker serviks</a> atau jika dengan adanya kehamilan akan menghalangi pengobatan untuk penyakit keganasan lainnya pada tubuh seperti <a title="Kanker payudara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker_payudara">kanker payudara</a>.</li>
<li>Prolaps uterus <a class="new" title="Gravid (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gravid&amp;action=edit&amp;redlink=1">gravid</a> yang tidak bisa diatasi.</li>
<li>Telah berulang kali mengalami <a class="mw-redirect" title="Operasi caesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Operasi_caesar">operasi caesar</a>.</li>
<li>Penyakit-penyakit dari ibu yang sedang mengandung, misalnya <a class="mw-redirect" title="Penyakit jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_jantung">penyakit jantung</a> organik dengan <a title="Gagal jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gagal_jantung">kegagalan jantung</a>, <a class="mw-redirect" title="Hipertensi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hipertensi">hipertensi</a>, <a class="new" title="Nephritis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nephritis&amp;action=edit&amp;redlink=1">nephritis</a>, <a class="mw-redirect" title="Tuberkulosis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuberkulosis">tuberkulosis</a> paru aktif, <a class="new" title="Toksemia gravidarum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Toksemia_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">toksemia gravidarum</a> yang berat.</li>
<li>Penyakit-penyakit <a class="new" title="Metabolik (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Metabolik&amp;action=edit&amp;redlink=1">metabolik</a>, misalnya <a class="mw-redirect" title="Diabetes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes">diabetes</a> yang tidak terkontrol yang disertai <a class="new" title="Komplikasi vaskuler (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Komplikasi_vaskuler&amp;action=edit&amp;redlink=1">komplikasi vaskuler</a>, <a class="new" title="Hipertiroid (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipertiroid&amp;action=edit&amp;redlink=1">hipertiroid</a>, dan lain-lain.</li>
<li><a title="Epilepsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Epilepsi">Epilepsi</a>, <a class="new" title="Sklerosis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sklerosis&amp;action=edit&amp;redlink=1">sklerosis</a> yang luas dan berat.</li>
<li><a class="new" title="Hiperemesis gravidarum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperemesis_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">Hiperemesis gravidarum</a> yang berat, dan <a class="new" title="Chorea gravidarum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chorea_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">chorea gravidarum</a>.</li>
<li><a class="new" title="Gangguan jiwa (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gangguan_jiwa&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gangguan jiwa</a>, disertai dengan kecenderungan untuk <a title="Bunuh diri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bunuh_diri">bunuh diri</a>. Pada kasus seperti ini, sebelum melakukan tindakan abortus harus dikonsultasikan dengan <a title="Psikiater" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Psikiater">psikiater</a>.</li>
</ul>
<h3><span class="mw-headline">Abortus Provokatus Kriminalis</span></h3>
<p>Abortus provokatus kriminalis sering terjadi pada <a title="Kehamilan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan">kehamilan</a> yang tidak dikehendaki. Ada beberapa alasan wanita tidak menginginkan kehamilannya:</p>
<ul>
<li>Alasan kesehatan, di mana ibu tidak cukup sehat untuk hamil.</li>
<li>Alasan <a class="new" title="Psikososial (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Psikososial&amp;action=edit&amp;redlink=1">psikososial</a>, di mana ibu sendiri sudah enggan/tidak mau untuk punya anak lagi.</li>
<li>Kehamilan di luar nikah.</li>
<li>Masalah <a title="Ekonomi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi">ekonomi</a>, menambah anak berarti akan menambah beban ekonomi keluarga.</li>
<li>Masalah <a title="Sosial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sosial">sosial</a>, misalnya khawatir adanya penyakit turunan, janin cacat.</li>
<li>Kehamilan yang terjadi akibat <a class="mw-redirect" title="Perkosaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perkosaan">perkosaan</a> atau akibat <a class="mw-redirect" title="Incest" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Incest">incest</a> (hubungan antar keluarga).</li>
<li>Selain itu tidak bisa dilupakan juga bahwa kegagalan <a class="new" title="Kontrasepsi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kontrasepsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">kontrasepsi</a> juga termasuk tindakan kehamilan yang tidak diinginkan.</li>
</ul>
<h2><span class="mw-headline">Pelaku Abortus Provokatus Kriminalis</span></h2>
<p>Pelaku Abortus Provokatus Kriminalis biasanya adalah:</p>
<ul>
<li>Wanita bersangkutan.</li>
<li><a title="Dokter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter">Dokter</a> atau tenaga medis lain (demi keuntungan atau demi rasa simpati).</li>
<li>Orang lain yang bukan tenaga medis (misalnya <a title="Dukun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dukun">dukun</a>.</li>
</ul>
<h2><span class="mw-headline">Akibat Abortus Provokatus Kriminalis</span></h2>
<h3><span class="mw-headline">Komplikasi medis yang dapat timbul pada ibu</span></h3>
<h4><span class="mw-headline">Perforasi</span></h4>
<p>Dalam melakukan <a class="new" title="Dilatasi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dilatasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">dilatasi</a> dan kerokan harus diingat bahwa selalu ada kemungkinan terjadinya <a class="new" title="Perforasi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perforasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">perforasi</a> dinding <a class="mw-redirect" title="Uterus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uterus">uterus</a>, yang dapat menjurus ke <a class="new" title="Rongga peritoneum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rongga_peritoneum&amp;action=edit&amp;redlink=1">rongga peritoneum</a>, ke <a class="new" title="Ligamentum latum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ligamentum_latum&amp;action=edit&amp;redlink=1">ligamentum latum</a>, atau ke <a class="new" title="Kandung kencing (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kandung_kencing&amp;action=edit&amp;redlink=1">kandung kencing</a>. Oleh sebab itu, letak uterus harus ditetapkan lebih dahulu dengan seksama pada awal tindakan, dan pada <a class="new" title="Dilatasi serviks (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dilatasi_serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">dilatasi serviks</a> tidak boleh digunakan tekanan berlebihan. Kerokan <a class="new" title="Kuret (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kuret&amp;action=edit&amp;redlink=1">kuret</a> dimasukkan dengan hati-hati, akan tetapi penarikan kuret ke luar dapat dilakukan dengan tekanan yang lebih besar. Bahaya perforasi ialah <a class="new" title="Perdarahan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perdarahan&amp;action=edit&amp;redlink=1">perdarahan</a> dan <a class="new" title="Peritonitis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peritonitis&amp;action=edit&amp;redlink=1">peritonitis</a>. Apabila terjadi perforasi atau diduga terjadi peristiwa itu, penderita harus diawasi dengan seksama dengan mengamati keadaan umum, <a class="new" title="Nadi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nadi&amp;action=edit&amp;redlink=1">nadi</a>, <a title="Tekanan darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tekanan_darah">tekanan darah</a>, kenaikan <a class="new" title="Suhu tubuh (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suhu_tubuh&amp;action=edit&amp;redlink=1">suhu</a>, turunnya <a title="Hemoglobin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hemoglobin">hemoglobin</a>, dan keadaan perut bawah. Jika keadaan meragukan atau ada tanda-tanda bahaya, sebaiknya dilakukan <a class="new" title="Laparatomi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laparatomi&amp;action=edit&amp;redlink=1">laparatomi</a> percobaan dengan segera.</p>
<h4><span class="mw-headline">Luka pada serviks uteri</span></h4>
<p>Apabila jaringan serviks keras dan dilatasi dipaksakan maka dapat timbul sobekan pada <a class="new" title="Serviks uteri (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serviks_uteri&amp;action=edit&amp;redlink=1">serviks uteri</a> yang perlu dijahit. Apabila terjadi luka pada <a class="new" title="Ostium uteri internum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ostium_uteri_internum&amp;action=edit&amp;redlink=1">ostium uteri internum</a>, maka akibat yang segera timbul ialah perdarahan yang memerlukan pemasangan <a class="new" title="Tampon (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tampon&amp;action=edit&amp;redlink=1">tampon</a> pada <a class="new" title="Serviks (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">serviks</a> dan <a title="Vagina" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a>. Akibat jangka panjang ialah kemungkinan timbulnya <a class="new" title="Incompetent cerviks (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Incompetent_cerviks&amp;action=edit&amp;redlink=1">incompetent cerviks</a>.</p>
<h4><span class="mw-headline">Pelekatan pada kavum uteri</span></h4>
<p>Melakukan kerokan secara sempurna memerlukan pengalaman. Sisa-sisa hasil konsepsi harus dikeluarkan, tetapi jaringan <a class="new" title="Miometrium (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Miometrium&amp;action=edit&amp;redlink=1">miometrium</a> jangan sampai terkerok, karena hal itu dapat mengakibatkan terjadinya perlekatan dinding <a class="new" title="Kavum uteri (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kavum_uteri&amp;action=edit&amp;redlink=1">kavum uteri</a> di beberapa tempat. Sebaiknya kerokan dihentikan pada suatu tempat apabila pada suatu tempat tersebut dirasakan bahwa jaringan tidak begitu lembut lagi.</p>
<h4><span class="mw-headline">Perdarahan</span></h4>
<p>Kerokan pada kehamilan yang sudah agak tua atau pada <a class="new" title="Mola hidatidosa (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mola_hidatidosa&amp;action=edit&amp;redlink=1">mola hidatidosa</a> terdapat bahaya perdarahan. Oleh sebab itu, jika perlu hendaknya dilakukan <a title="Transfusi darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transfusi_darah">transfusi darah</a> dan sesudah itu, dimasukkan tampon kasa ke dalam uterus dan vagina.</p>
<h4><span class="mw-headline">Infeksi</span></h4>
<p>Apabila syarat <a class="new" title="Asepsis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asepsis&amp;action=edit&amp;redlink=1">asepsis</a> dan <a class="new" title="Antisepsis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antisepsis&amp;action=edit&amp;redlink=1">antisepsis</a> tidak diindahkan, maka bahaya infeksi sangat besar. Infeksi kandungan yang terjadi dapat menyebar ke seluruh peredaran darah, sehingga menyebabkan kematian. Bahaya lain yang ditimbulkan abortus kriminalis antara lain infeksi pada <a class="mw-redirect" title="Saluran telur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saluran_telur">saluran telur</a>. Akibatnya, sangat mungkin tidak bisa terjadi kehamilan lagi.</p>
<p><a id="Lain-lain" name="Lain-lain"></a></p>
<h4><span class="editsection"></span></h4>
<h4><span class="mw-headline">Lain-lain</span></h4>
<p>Komplikasi yang dapat timbul dengan segera pada pemberian <a class="new" title="NaCl (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=NaCl&amp;action=edit&amp;redlink=1">NaCl</a> hipertonik adalah apabila larutan garam masuk ke dalam rongga <a class="new" title="Peritoneum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peritoneum&amp;action=edit&amp;redlink=1">peritoneum</a> atau ke dalam <a title="Pembuluh darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuluh_darah">pembuluh darah</a> dan menimbulkan gejala-gejala <a class="new" title="Konvulsi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konvulsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">konvulsi</a>, penghentian kerja jantung, penghentian pernapasan, atau <a class="new" title="Hipofibrinogenemia (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipofibrinogenemia&amp;action=edit&amp;redlink=1">hipofibrinogenemia</a>. Sedangkan komplikasi yang dapat ditimbulkan pada pemberian <a class="new" title="Prostaglandin (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Prostaglandin&amp;action=edit&amp;redlink=1">prostaglandin</a> antara lain panas, rasa <em>enek</em>, <a class="new" title="Muntah (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muntah&amp;action=edit&amp;redlink=1">muntah</a>, dan <a title="Diare" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diare">diare</a>.</p>
<p>Komplikasi yang Dapat Timbul Pada Janin: Sesuai dengan tujuan dari abortus itu sendiri yaitu ingin mengakhiri kehamilan, maka nasib janin pada kasus abortus provokatus kriminalis sebagian besar meninggal. Kalaupun bisa hidup, itu berarti tindakan abortus gagal dilakukan dan janin kemungkinan besar mengalami cacat fisik.</p>
<p><strong>Secara garis besar tindakan abortus sangat berbahaya bagi ibu dan juga janin yaitu bisa menyebabkan kematian pada keduanya.</strong></p>
<p><strong>Cara – cara Abortus Provokatus Kriminalis</strong> Kekerasan Mekanik : 1. Umum</p>
<p>a. Latihan olahraga berlebihan</p>
<p>b. Naik kuda berlebihan</p>
<p>c. Mendaki gunung, berenang, naik turun tangga</p>
<p>d. Tekanan / trauma pada abdomen</p>
<p>Wanita cemas akan kehilangan kehamilannya karena olah raga yang berlebih dan mungkin kekerasan yang berpengaruh terhadap janinnya. Aktivitas hiruk pikuk, mengendarai kuda biasanya tidak efektif dan beberapa wanita mencari kekerasan dari suaminya. Meninju dan menendang perut sudah umum dan kematian akibat ruptur organ dalam seperti hati, limpa atau pencernaan, telah banyak dilaporkan. Ironisnya, uterus biasanya masih dalam kondisi baik.</p>
<p>2. Lokal</p>
<p>a. Memasukkan alat-alat yang dapat menusuk kedalam vagina : pensil, paku, jeruji sepeda</p>
<p>b. Alat merenda, kateter atau alat penyemprot untuk menusuk atau menyemprotkan cairan kedalam uterus untuk melepas kantung amnion</p>
<p>c. Alat untuk memasang <a class="new" title="IUD (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=IUD&amp;action=edit&amp;redlink=1">IUD</a></p>
<p>d. Alat yang dapat dilalui arus listrik</p>
<p>e. Aspirasi jarum suntik</p>
<p>Metode hisapan sering digunakan pada aborsi yang merupakan cara yang ilegal secara medis walaupun dilakukan oleh tenaga medis. Tabung suntik yang besar dilekatkan pada ujung kateter yang dapat dilakukan penghisapan yang berakibat ruptur dari chorionic sac dan mengakibatkan abortus. Cara ini aman asalkan metode aseptic dijalankan, jika penghisapan tidak lengkap dan masih ada sisa dari hasil konsepsi maka dapat mengakibatkan infeksi.</p>
<p>Tujuan dari merobek kantong kehamilan adalah jika kantong kehamilan sudah rusak maka secara otomatis janin akan dikeluarkan oleh kontraksi uterus. Ini juga dapat mengakibatkan dilatasi saluran cerviks, yang dapat mengakhiri kehamilan. Semua alat dapat digunakan dari pembuka operasi sampai jari-jari dari ban sepeda. <a class="new" title="Paramedis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paramedis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Paramedis</a> yang melakukan abortus suka menggunakan kateter yang kaku. Jika digunakan oleh <a title="Dokter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter">dokter</a> maupun <a title="Suster" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suster">suster</a>, yang melakukan mempunyai pengetahuan anatomi dan menggunakan alat yang steril maka resikonya semakin kecil. Akan tetapi orang awam tidak mengetahui hubungan antara uterus dan vagina. Alat sering digunakan dengan cara didorong ke belakang yang orang awam percayai bahwa keadaan cerviks di depan vagina. Permukaan dari vagina dapat menjadi rusak dan alat mungkin masuk ke usus bahkan hepar. Penetrasi dari bawah atau tengah vagina dapat juga terjadi perforasi. Jika cerviks dimasuki oleh alat, maka cerviks dapat ruptur dan alat mungkin masuk lewat samping. Permukaan luar dapat cedera dengan pengulangan, usaha yang ceroboh yang berusaha mengeluarkan benda yang terlalu tebal ke saluran yang tidak membuka. Jika sukses melewati saluran dari uterus, mungkin langsung didorong ke fundus, yang akan merusak peritoneal cavity. Bahaya dari penggunaan alat adalah pendarahan dan infeksi. Perforasi dari dinding vagina atau uterus dapat menyebabkan pendarahan, yang mungkin diakibatkan dari luar atau dalam. Sepsis dapat terjadi akibat penggunaan alat yang tidak steril atau kuman berasal dari vagina dan kulit. Bahaya yang lebih ringan(termasuk penggunaan jarum suntik) adalah cervical shock. Ini dapat membuat dilatasi cerviks, dalam keadaaan pasien yang tidak dibius, alat mungkin menyebabkan vagal refleks, yang melalui sistem saraf parasimpatis, yang dapat mengakibatkan cardiac arrest. Ini merupakan mekanisme yang berpotensi menimbulkan ketakutan yang dapat terjadi pada orang yang melakukan abortus kriminalis. Kekerasan Kimiawi / Obat-obatan atau Bahan-bahan yang Bekerja Pada Uterus Berbagai macam zat yang digunakan baik secara lokal maupun melalui mulut telah banyak digunakan untuk menggugurkan kandungan. Beberapa zat mempunyai efek yang baik sedangkan beberapa lainnya berbahaya. Zat yang digunakan secara lokal contohnya fenol dan lysol, merkuri klorida, potassium permagnat, arsenik, formaldehid, dan asam oxalat. Semua mempunyai bahaya sendiri, baik dari korosi lokal maupun efek sistemik jika diserap. <a class="new" title="Pseudomembran (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pseudomembran&amp;action=edit&amp;redlink=1">Pseudomembran</a> yang nekrotik mungkin berasal dari vagina dan kerusakan cerviks mungkin terjadi. Potasium permangat adalah zat yang muncul selama perang yang terakhir dan berlangsung beberapa tahun, 650 kasus dilaporkan hingga tahun 1959, yang parah hanya beberapa. Ini dapat menyebabkan nekrosis pada vagina jika diserap yang dapat mempunyai efek sistemik yang fatal termasuk kerusakan ginjal. Permanganat dapat menyebabkan pendarahan vagina dari nekrosis, yang mana dapat membahayakan janin</p>
<p><strong>Jenis obat-obatan yang dipakai untuk menginduksi abortus antara lain. :</strong> a. Emmenagogum : obat untuk melancarkan haid Cara kerja : Indirect Congesti + engorgement mucosa ↓ Bleeding ↓ Kontraksi Uterus ↓ Foetus dikeluarkan</p>
<p>Direct : Bekerja langsung pada uterus/saraf motorik uterus.</p>
<p>Misal  : Aloe, Cantharides (racun irritant), Caulopylin, Borax, Apiol, Potassium permanganate, Santonin, Senega, Mangan dioksida, dll.</p>
<p>b. Purgativa/Emetica :obat-obatan yang menimbulkan kontraksi GI tract</p>
<p>Misal :</p>
<p>Colocynth : Aloe</p>
<p>Castor oil : Magnesim sulfate, Sodium sulfate.</p>
<p>c. Ecbolica : menimbulkan kontraksi uterus secara langsung. Misal : Apiol, Ergot, Ergometrine, Extract secale, Extract pituatary, Pituitrine, Exytocin.</p>
<p>Cara kerja ergot : Merangsang alpha 1 receptor pada uterus</p>
<p>Kontraksi uterus yang kuat dan lama</p>
<p>d. Garam dari logam : biasanya sebelum mengganggu kehamilannya sudah membahayakan keselamatan ibu. Dengan tujuan menimbulkan tonik kontraksi pada uterus. Misal : Arsenicum, HgCl, Potassium bichromate, Ferro sulfate, ferri chlorida</p>
<p>Diagnosis kehamilan ditegakkan atas dasar adanya tanda kehamilan. Tanda kehamilan dibagi menjadi 2 yakni : 1. Tanda pasti 2. Tanda tidak pasti i. Tanda mungkin (probable signs) ii. Tanda dugaan (presumptive signs)</p>
<p>Tanda Pasti Tanda pasti kehamilan antara lain : 1. Pada <a class="new" title="Inspeksi (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Inspeksi&amp;action=edit&amp;redlink=1">inspeksi</a> didapatkan gerakan janin pada minggu ke 16-18. 2. Pada <a title="Palpasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Palpasi">palpasi</a> didapatkan gerakan janin dan teraba bagian-bagian janin pada minggu ke 20. 3. Pada <a title="Auskultasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Auskultasi">auskultasi</a> didapatkan detak jantung janin pada miggu ke 18-20. 4. Pada pemeriksaan <a class="mw-redirect" title="Rontgen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rontgen">Rontgen</a> didapatkan kerangka <a class="mw-redirect" title="Fetus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fetus">fetus</a> pada minggu ke 16. 5. Pada pemeriksaan <a class="new" title="USG (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=USG&amp;action=edit&amp;redlink=1">USG</a> didapatkan <a class="new" title="Gestasional sac (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gestasional_sac&amp;action=edit&amp;redlink=1">gestasional sac</a> pada minggu ke 4.</p>
<p>Tanda mungkin (probable signs) Tanda mungkin kehamilan antara lain : 1. Pembesaran perut dan uterus. 2. Perlunakan serviks dan serviks-uterus (Tanda Piscaseck) 3. <a class="new" title="Kontraksi uterus (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kontraksi_uterus&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kontraksi uterus</a> (Braxton Hicks) 4. <a class="new" title="Ballotment (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ballotment&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ballotment</a> (palpasi kepala janin) 5. Tes hormon <a class="new" title="Β-HCG urine (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=%CE%92-HCG_urine&amp;action=edit&amp;redlink=1">β-HCG urine</a>, kadar β-HCG urine maksimal pada minggu 5-18.</p>
<p>Tanda dugaan (Presumptive signs) Tanda dugaan kehamilan antara lain : 1. <a class="new" title="Amenore (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Amenore&amp;action=edit&amp;redlink=1">Amenore</a> 2. <a class="new" title="Nausea-Vomiting (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nausea-Vomiting&amp;action=edit&amp;redlink=1">Nausea-Vomiting</a> 3. <a class="new" title="Malaise (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Malaise&amp;action=edit&amp;redlink=1">Malaise</a> 4. <a class="new" title="Polakisuria (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polakisuria&amp;action=edit&amp;redlink=1">Polakisuria</a> 5. <a class="new" title="Hiperpigmentasi kulit (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperpigmentasi_kulit&amp;action=edit&amp;redlink=1">Hiperpigmentasi kulit</a> 6. <a class="new" title="Striae gravidarum (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Striae_gravidarum&amp;action=edit&amp;redlink=1">Striae gravidarum</a> 7. Kebiruan pada serviks dan vagina (Tanda Chadwick) 8. Payudara : <a class="new" title="Hipertrofi mammae (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipertrofi_mammae&amp;action=edit&amp;redlink=1">hipertrofi mammae</a>, <a class="new" title="Hiperpigmentasi areola (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiperpigmentasi_areola&amp;action=edit&amp;redlink=1">hiperpigmentasi areola</a>, <a class="new" title="Hipertrofi kelenjar Montgomery (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipertrofi_kelenjar_Montgomery&amp;action=edit&amp;redlink=1">hipertrofi kelenjar Montgomery</a>, <a title="Kolostrum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kolostrum">kolostrum</a> (mingggu ke 12).</p>
<p>Tinggi fundus uteri sesuai usia kehamilan Uterus pada wanita tidak hamil kira-kira sebesar telur ayam. Pada palpasi tidak dapat diraba. Pada kehanilan uterus tumbuh secara teratur, kecuali jika ada gangguan pada kehamilan tersebut. Perkiraan tinggi fundus uteri sesuai usia kehamilan : 1. Kehamilan usia 12 minggu : tepat di atas simfisis (syarat pemeriksaan vesica urinaria dikosongkan dahulu). 2. Kehamilan usia 16 minggu : setengah jarak simfisis ke pusat. 3. Kehamilan usia 20 minggu : tepi bawah pusat. 4. Kehamilan usia 24 minggu : tepi atas pusat. 5. Kehamilan usia 28 minggu : sepertiga jarak pusat ke processus xyphoideus atau 3 jari di atas pusat. 6. Kehamilan usia 32 minggu : setengah jarak pusat ke processus xyphoideus. 7. Kehamilan usia 36 minggu : pada 1 jari bawah processus xyphoideus.</p>
<p>Masa puerpurium atau masa nifas mulai setelah partus selesai, dan berakhir setelah kira-kira 6 minggu. Akan tetapi, seluruh alat genital baru pulih kembali seperti sebelum ada kehamilan dalam waktu 3 bulan.<br />
<strong>Aspek Hukum dan Medikolegal Abortus Povocatus Criminalis</strong> Abortus telah dilakukan oleh manusia selama berabad-abad, tetapi selama itu belum ada undang-undang yang mengatur mengenai tindakan abortus. Peraturan mengenai hal ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 4 M di mana telah ada larangan untuk melakukan abortus. Sejak itu maka undang-undang mengenai abortus terus mengalami perbaikan, apalagi dalam tahun-tahun terakhir ini di mana mulai timbul suatu revolusi dalam sikap masyarakat dan pemerintah di berbagai negara di dunia terhadap tindakan abortus. Hukum abortus di berbagai negara dapat digolongkan dalam beberapa kategori sebagai berikut:</p>
<p>• Hukum yang tanpa pengecualian melarang abortus, seperti di Belanda.</p>
<p>• Hukum yang memperbolehkan abortus demi keselamatan kehidupan penderita (ibu), seperti di Perancis dan Pakistan.</p>
<p>• Hukum yang memperbolehkan abortus atas indikasi medik, seperti di Kanada, Muangthai dan Swiss.</p>
<p>• Hukum yang memperbolehkan abortus atas indikasi sosio-medik, seperti di Eslandia, Swedia, Inggris, Scandinavia, dan India.</p>
<p>• Hukum yang memperbolehkan abortus atas indikasi sosial, seperti di Jepang, Polandia, dan Yugoslavia.</p>
<p>• Hukum yang memperbolehkan abortus atas permintaan tanpa memperhatikan indikasi-indikasi lainnya (Abortion on requst atau Abortion on demand), seperti di Bulgaris, Hongaria, USSR, Singapura.</p>
<p>• Hukum yang memperbolehkan abortus atas indikasi eugenistis (aborsi boleh dilakukan bila fetus yang akan lahir menderita cacat yang serius) misalnya di India</p>
<p>• Hukum yang memperbolehkan aborsi atas indikasi humanitarian (misalnya bila hamil akibat perkosaan) seperti di Jepang</p>
<p>Negara-negara yang mengadakan perubahan dalam hukum abortus pada umumnya mengemukakan salah satu alasan/tujuan seperti yang tersebut di bawah ini:</p>
<p>• Untuk memberikan perlindungan hukum pada para medisi yang melakukan abortus atas indikasi medik.</p>
<p>• Untuk mencegah atau mengurangi terjadinya abortus provocatus criminalis.</p>
<p>• Untuk mengendalikan laju pertambahan penduduk.</p>
<p>• Untuk melindungi hal wanita dalam menentukan sendiri nasib kandungannnya.</p>
<p>• Untuk memenuhi desakan masyarakat.</p>
<p>Di Indonesia, baik menurut pandangan agama, Undang-Undang Negara, maupun Etik Kedokteran, seorang dokter tidak diperbolehkan untuk melakukan tindakan pengguguran kandungan (abortus provokatus). Bahkan sejak awal seseorang yang akan menjalani profesi dokter secara resmi disumpah dengan Sumpah Dokter Indonesia yang didasarkan atas Deklarasi Jenewa yang isinya menyempurnakan Sumpah Hippokrates, di mana ia akan menyatakan diri untuk menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan. Dari aspek etika, Ikatan Dokter Indonesia telah merumuskannya dalam Kode Etik Kedokteran Indonesia mengenai kewajiban umum, pasal</p>
<p>7d: Setiap dokter harus senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi hidup makhluk insani. Pada pelaksanaannya, apabila ada dokter yang melakukan pelanggaran, maka penegakan implementasi etik akan dilakukan secara berjenjang dimulai dari panitia etik di masing-masing RS hingga Majelis Kehormatan Etika Kedokteran (MKEK). Sanksi tertinggi dari pelanggaran etik ini berupa &#8220;pengucilan&#8221; anggota dari profesi tersebut dari kelompoknya. Sanksi administratif tertinggi adalah pemecatan anggota profesi dari komunitasnya.</p>
<p>Ditinjau dari aspek hukum, pelarangan abortus justru tidak bersifat mutlak. Abortus buatan atau abortus provokatus dapat digolongkan ke dalam dua golongan yakni: 1. Abortus buatan legal Yaitu pengguguran kandungan yang dilakukan menurut syarat dan cara-cara yang dibenarkan oleh undang-undang. Populer juga disebut dengan abortus provocatus therapeticus, karena alasan yang sangat mendasar untuk melakukannya adalah untuk menyelamatkan nyawa ibu. Abortus atas indikasi medik ini diatur dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan:</p>
<p>PASAL 15: 1) Dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan atau janinnya, dapat dilakukan tindakan medis tertentu. 2) Tindakan medis tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat(1) hanya dapat dilakukan: a. Berdasarkan indikasi medis yang mengharuskan diambilnya tindakan tersebut; b. Oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu dan dilakukan sesuai dengan tanggung jawab profesi serta berdasarkan pertimbangan tim ahli; c. Dengan persetujuan ibu hamil yang bersangkutan atau suami atau keluarganya; d. Pada sarana kesehatan tertentu. 3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tindakan medis tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.</p>
<p>Pada penjelasan UU no 23 tahun 1992 pasal 15 dinyatakan sebagai berikut: Ayat (1) : Tindakan medis dalam bentuk pengguguran kandungan dengan alasan apapun, dilarang karena bertentangan dengan norma hukum, norma agama, norma kesusilaan dan norma kesopanan. Namun dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu atau janin yang dikandungnya dapat diambil tindakan medis tertentu Ayat (2) Butir a  : Indikasi medis adalah suatu kondisi yang benar-benar mengharuskan diambil tindakan medis tertentu sebab tanpa tindakan medis tertentu itu,ibu hamil dan janinnya terancam bahaya maut. Butir b  : Tenaga kesehatan yang dapat melakukan tindakan medis tertentu adalah tenaga yang memiliki keahlian dan wewenang untuk melakukannya yaitu seorang dokter ahli kandungan seorang dokter ahli kebidanan dan penyakit kandungan. Butir c  : Hak utama untuk memberikan persetujuan ada ibu hamil yang bersangkutan kecuali dalam keadaan tidak sadar atau tidak dapat memberikan persetujuannya ,dapat diminta dari semua atau keluarganya. Butir d  : Sarana kesehatan tertentu adalah sarana kesehatan yang memiliki tenaga dan peralatan yang memadai untuk tindakan tersebut dan ditunjuk oleh pemerintah. Ayat (3) : Dalam Peraturan Pemerintah sebagai pelaksanan dari pasal ini dijabarkan antara lain mengenal keadaan darurat dalam menyelamatkan jiwa ibu hamil atau janinnya,tenaga kesehatan mempunyai keahlian dan wewenang bentuk persetujuan, sarana kesehatan yang ditunjuk. 2. Abortus Provocatus Criminalis ( Abortus buatan illegal ) Yaitu pengguguran kandungan yang tujuannya selain untuk menyelamatkan atau menyembuhkan si ibu, dilakukan oleh tenaga yang tidak kompeten serta tidak memenuhi syarat dan cara-cara yang dibenarkan oleh undang-undang. Abortus golongan ini sering juga disebut dengan abortus provocatus criminalis karena di dalamnya mengandung unsur kriminal atau kejahatan. Beberapa pasal yang mengatur abortus provocatus dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP):</p>
<p>PASAL 299 1) Barang siapa dengan sengaja mengobati seorang wanita atau menyuruh supaya diobati, dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan, bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat digugurkan, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak empat pulu ribu rupiah. 2) Jika yang bersalah, berbuat demikian untuk mencari keuntungan, atau menjadikan perbuatan tersebut sebagai pencaharian atau kebiasaan atau jika dia seorang tabib, bidan atau juru obat, pidananya dapat ditambah sepertiga. 3) Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencaharian, maka dapat dicabut haknya untuk melakukan pencaharian.</p>
<p>PASAL 346 Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.</p>
<p>PASAL 347 1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuan, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 2) Jika perbuatan itu menyebabkan matinya wanita tersebut, dikenakan pidana penjara paling lama lima belas tahun.</p>
<p>PASAL 348 1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seseorang wanita dengan persetujuannya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. 2) Jika perbuatan tersebut mengakibatkan matinya wanita tersebut, dikarenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun.</p>
<p>PASAL 349 Jika seorang dokter, bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan yang tersebut pasal 346, ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348, maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengn sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan.</p>
<p>PASAL 535 Barang siapa secara terang-terangan mempertunjukkan suatu sarana untuk menggugurkan kandungan, maupun secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan, ataupun secara terang-terangn atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, sarana atau perantaraan yang demikian itu, diancam dengan kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Dari rumusan pasal-pasal tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan : 1. Seorang wanita hamil yang sengaja melakukan abortus atau ia menyuruh orang lain, diancam hukuman empat tahun. 2. Seseorang yang sengaja melakukan abortus terhadap ibu hamil, dengan tanpa persetujuan ibu hamil tersebut diancam hukuman 12 tahun, dan jika ibu hamil itu mati diancam 15 tahun 3. Jika dengan persetujuan ibu hamil, maka diancam hukuman 5,5 tahun penjara dan bila ibu hamil tersebut mati diancam hukuman 7 tahun penjara. 4. Jika yang melakukan dan atau membantu melakukan abortus tersebut seorang dokter, bidan atau juru obat (tenaga kesehatan) ancaman hukumannya ditambah sepertiganya dan hak untuk praktek dapat dicabut. Meskipun dalam KUHP tidak terdapat satu pasal pun yang memperbolehkan seorang dokter melakukan abortus atas indikasi medik, sekalipun untuk menyelamatkan jiwa ibu, dalam prakteknya dokter yang melakukannya tidak dihukum bila ia dapat mengemukakan alasan yang kuat dan alasan tersebut diterima oleh hakim (Pasal 48). Selain KUHP, abortus buatan yang ilegal juga diatur dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan:</p>
<p>PASAL 80 Barang siapa dengan sengaja melakukan tindakan medis tertentu terhadap ibu hamil yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 15 ayat (1) dan ayat (2), dipidana dengan penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)<br />
<strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></p>
<p>Apuranto, H dan Hoediyanto. 2006. Ilmu Kedokteran Forensik Dan Medikolegal. Surabaya: Bag. Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran UNAIR</p>
<p>Chadha, P. Vijay.1995. Catatan kuliah ilmu forensic &amp; toksikologi (Hand book of forensic medicine &amp; toxicology Medical jurisprudence). Jakarta : Widya Medika</p>
<p>Dewi, Made Heny Urmila. 1997. Aborsi Pro dan Kontra di Kalangan Petugas Kesehatan. Jogjakarta: Pusat Penelitian Kependudukan UGM</p>
<p>Prawirohardjo, Sarwono. 2002. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo</p>
<p>Pradono, Julianty et al. Pengguguran yang Tidak Aman di Indonesia, SDKI 1997. Jurnal Epidemiologi Indonesia. Volume 5 Edisi I-2001. hal. 14-19.</p>
<p>Safe Motherhood Newsletter. Unsafe Abortion – A Worldwide Problem. Issue 28, 2000 (1).</p>
<p>Utomo, Budi et al. Incidence and Social-Psychological Aspects of Abortion in Indonesia: A Community-Based Survey in 10 Major Cities and 6 Districts, Year 2000. Jakarta: Center for Health Research University of Indonesia, 2001.</p>
<p>World Health Organization. Unsafe Abortion: Global and Regional Estimates of Incidence of and Mortality due to Unsafe Abortion with a Listing of Available Country Data. Third Edition. Geneva: Division of Reproductive Health (Technical Support) WHO, 1998.</p>
<p>KUHP</p>
<p>UU Kesehatan</p>
<p>Peraturan Pemerintah</p>
<p><a class="external free" title="http://situs.kesrepro.info/gendervaw/jul/2002/utama02.htm" rel="nofollow" href="http://situs.kesrepro.info/gendervaw/jul/2002/utama02.htm">http://situs.kesrepro.info/gendervaw/jul/2002/utama02.htm</a> www.abortiono.org www.liputan6.com www.kompas.co.id</p>
<p>id.wikipedia.org</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/209/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/209/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=209&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/04/please-dont-aborsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ubuntu Moslem Edition (ME)</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/04/ubuntu-moslem-edition-me/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/04/ubuntu-moslem-edition-me/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 00:22:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis professional]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[UbuntuME adalah singkatan dari Ubuntu Muslim Edition. Ubuntu Muslim Edition adalah software bebas (free), sistem operasi open source yang berbasis distro populer Ubuntu Linux.
Apa itu Linux?
Linux adalah sistem operasi yang bersifat bebas, efisien dan mempunyai tingkat keamanan yang baik. Berbeda dengan Microsoft Windows dan perangkat berlisensi komersial, kode Linux terbuka untuk umum dan dapat dikembangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=208&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://www.ubuntume.com/_detail/gdm-login2.png?id=screenshots&amp;cache=cache" alt="" /><img class="alignleft" src="http://www.ubuntume.com/_media/gdm-login2.png" alt="" width="315" height="235" />UbuntuME adalah singkatan dari Ubuntu Muslim Edition. Ubuntu Muslim Edition adalah software bebas (free), sistem operasi open source yang berbasis distro populer Ubuntu Linux.<br />
Apa itu Linux?<br />
Linux adalah sistem operasi yang bersifat bebas, efisien dan mempunyai tingkat keamanan yang baik. Berbeda dengan Microsoft Windows dan perangkat berlisensi komersial, kode Linux terbuka untuk umum dan dapat dikembangkan oleh komunitas.<br />
<span class="fullpost">Apa itu Ubuntu?</p>
<p>Ubuntu adalah distribusi Linux yang populer saat ini, didesain dengan tujuan untuk menggantikan Microsoft Windows sebagai</span><span id="more-208"></span><span class="fullpost"> sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia.</p>
<p>Ubuntu dibangun dari komponen yang keseluruhannya bersifat open source, dengan modifikasi utama untuk kemudahan penggunaan dan menghijrahkan pengguna komputer yang terbiasa menggunakan Microsoft Windows, sebagaimana bisa dilihat disini. Nama Ubuntu berasal dari Bahasa Zulu yang berarti kemanusiaan, yang telah meresap kedalam kultur masyarakat Afrika Selatan sebagai “penghargaan bagi setiap individu” atau mungkin serupa “hablum minannas” hubungan baik sesama manusia.</p>
<p>Apa itu Ubuntu Muslim Edition?</p>
<p>Ubuntu Muslim Edition adalah kumpulan program yang memberi karakter Islam bagi distribusi Ubuntu dengan menambahkan software Islami (jadwal shalat, program pembelajaran Alquran, filter konten internet, dll.) disamping mengubah tampilannya.</p>
<p>Mengapa dibuat “Muslim Edition”?</p>
<p>Ubuntu adalah distribusi yang canggih, mudah digunakan oleh pengguna awam, menyertakan aplikasi populer untuk perkantoran, Internet, pengolah gambar, dan video. Pengguna muslim tentu akan bersyukur bila distribusi ini sudah secara otomatis mempunyai aplikasi Islami dan perangkat bantu lainnya.</span></p>
<p><span class="fullpost">Sumber: http://www.ubuntume.com/id:start#ubuntu_muslim_edition</span></p>
<p>Screenshots :</p>
<p><strong>Kalender Islam:</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/islamiccal-screenshot.png" alt="" /></p>
<p><strong>Gruob loader  spalsh image:</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/grubmedine.png" alt="" width="460" height="345" /></p>
<p><strong>GDM login screen, GDM spalsh screen, theme and wallpaper:</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/gdm-login2.png" alt="" width="454" height="354" /></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/gdmsplash.png" alt="" width="447" height="334" /></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/ubuntume-green-theme.png" alt="" width="447" height="335" /></p>
<h2><a id="gdm_login_screen_gdm_splash_screen_theme_and_wallpaper" name="gdm_login_screen_gdm_splash_screen_theme_and_wallpaper"><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/ubuntume-wallpaper.jpg" alt="" width="453" height="338" /></a></h2>
<h2></h2>
<p><strong>Web Content control tool:</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/wcc.png" alt="" width="510" height="316" /></p>
<p>Bisa disetting agar memfilterkonetn-konten yang baik saja&#8230;. alhamdulillah&#8230;</p>
<p><strong>Zekr: (Panduan berzikir):</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/zekr-en.png" alt="" width="515" height="401" /></p>
<p><strong>Minbar : (Adzan Digital)</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ubuntume.com/_media/minbar.png" alt="" /></p>
<p><strong>Thwab Ensiklopedia (English):</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.thwab.net/screenshots/snapshot7.png" alt="" width="509" height="382" /></p>
<p>Thwab adalah sebuah Electronic Encyclopedia System yang sifatnya internasional, portable, simple, dan ekstensible (bisa diupgrade dengan menambahkan konten baru), cepat, ada sistem cache (penyimpan sementara), cerdas dan mungkin jenius!</p>
<p>Juga ada monajat yang isinya doa-doa islami lho&#8230;!</p>
<p>Karena ubuntu mengedepankan sikap opnsource dan gratis, maka kita bisa dengan bebas mendownloadnya:</p>
<p>CD1: (pilih salah satu aja. tidak usah semuanya)</p>
<p><a href="http://ubuntume.kuwaitnet.net/downloads/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd1.iso">primary server</a></p>
<p><a href="http://ubuntu.open-livecd.com/ubuntume804/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd1.iso">mirror 1</a></p>
<p><a href="http://rapidshare.com/users/XU8JDQ">mirror 2</a></p>
<p><a href="http://dl.free.fr/deQxjVPjF/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd1.iso">mirror 3</a></p>
<p><a href="http://www.chevna.org/ubuntume/i386/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd1.iso">mirror 4</a></p>
<p>CD2:</p>
<p><a href="http://ubuntume.kuwaitnet.net/downloads/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd2.iso">primary server</a></p>
<p><a href="http://ubuntu.open-livecd.com/ubuntume804/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd2.iso">mirror 1</a></p>
<p><a href="http://rapidshare.com/users/XU8JDQ">mirror 2</a></p>
<p><a href="http://dl.free.fr/d0NkCpKCY/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd2.iso">mirror 3</a></p>
<p><a href="http://www.chevna.org/ubuntume/i386/ubuntuME-8.04-desktop-i386-cd2.iso">mirror 4</a></p>
<p>Selamat berubuntu ria! Dan bangkitkan izzah islam dengan semangat kemajuan islam!!!</p>
<p>content is translated from www.ubuntume.com</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/208/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/208/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=208&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/04/ubuntu-moslem-edition-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_detail/gdm-login2.png?id=screenshots&#38;cache=cache" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/gdm-login2.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/islamiccal-screenshot.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/grubmedine.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/gdm-login2.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/gdmsplash.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/ubuntume-green-theme.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/ubuntume-wallpaper.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/wcc.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/zekr-en.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ubuntume.com/_media/minbar.png" medium="image" />

		<media:content url="http://www.thwab.net/screenshots/snapshot7.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>The &#8216;99&#8242; Full Review!</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/03/the-99-full-review/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/03/the-99-full-review/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 07:36:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[The 99]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Aduh! telat&#8230;.!!! aku baru tahu kalau muslim dunia sekarang bisa berbangga hati karena telah ada inovasi dakwah baru dalam skala internasional di bidang entertainment yang sudah carut marut ini. Gebrakan ini diawali dengan diluncurkannya sebuah komik western Style yang bernama The &#8216;99&#8242;. (Bahkan versi Indonesianya udah terbit di tahun 2007!! aduh.. telat banget aku tahunya&#8230;)
Untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=207&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://www.alrdesign.com/blog/uploaded_images/99-732842.jpg" alt="" width="241" height="361" />Aduh! telat&#8230;.!!! aku baru tahu kalau muslim dunia sekarang bisa berbangga hati karena telah ada inovasi dakwah baru dalam skala internasional di bidang entertainment yang sudah carut marut ini. Gebrakan ini diawali dengan diluncurkannya sebuah komik western Style yang bernama The &#8216;99&#8242;. (Bahkan versi Indonesianya udah terbit di tahun 2007!! aduh.. telat banget aku tahunya&#8230;)</p>
<p>Untuk  pendahuluan yash kutip dari berita yang sudah ada. Tetapi akan yash lengkapi selengkap-lengkapnya sebagai iqob karena yash baru tahu sekarang Bashiroh (berita gembira) ini. Siapa tahu di antara kita juga masih ada yang belum tahu mengenai The &#8216;99&#8242; ini.</p>
<p><strong>The &#8216;99&#8242;</strong></p>
<p>Komik-komik barat seperti serial Batman, Superman, dan Spiderman, kini kian berat tantangannya. Bila sebelumnya pasar mereka direbut komik-komik Jepang semacam Pokemon, Sinchan, Kungfu Boy, dan sebagainya, maka tahun ini muncul penantang baru. Dr. Naif Al-Mutawa dan Tim kreatifnya dari Teshkeel Media Group Inc yang berbasis di Kuwait menciptakan superhero baru bernama &#8220;The 99.&#8221;</p>
<p>Berbeda dengan Batman Cs yang berbudaya barat dan Pokemon Dkk dengan nuansa negeri sakura, maka &#8220;The 99&#8243; membawa konsep baru dengan berdasarkan budaya dan tradisi Islam.</p>
<p>Kreator The 99 Naif Al-Mutawa menjelaskan, bahwa komiknya tersebut <span id="more-207"></span>menawarkan konsep superhero yang membawa tradisi dan budaya Islam namun dikemas secara modern dan pop dengan mengajarkan toleransi dan keberagaman.</p>
<p>&#8220;Komik ini menggambarkan kekuatan dan beragamnya latar belakang karakter yang merefleksikan nilai-nilai utama dan keberagaman dalam Islam, &#8220;ujar di sela-sela peluncuran dan diskusi &#8220;The 99&#8243; edisi bahasa Indonesia, di Jakarta.</p>
<p>Menurutnya, selama ini anak-anak muslim mengalami kekurangan figur panutan dan superhero Islam yang positif dalam waktu yang lama. Sehingga, berdampak merugikan bagi pengembangan diri anak-anak dalam memahami budaya Islam.</p>
<p>&#8220;Hal ini juga berakibat pada timbulnya kesenjangan budaya yang semakin besar antar generasi, &#8220;tambah penulis yang sebelumnya terlibat pada penulisan buku serial anak-anak yang saat ini dipakai pada setiap sekolah di dunia Arab.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Naif menjelaskan, bahwa penamaan 99 tersebut mengambil inspirasi dari kekuatan <em>Asmaul Husna</em> atau nama-nama Allah. Tokoh-tokoh pada komik tersebut terdiri dari 9 orang Muslim dari 9 negara berbeda sehingga terdiri dari 9 karakter yang berbeda pula. Tokoh-tokoh itu antara lain Jabbar (Saudi Arabia), Soora (Inggris), Darr (Amerika), Mumita (Portugal), Noora (Emirat Arab), Fatah(Indonesia), Jami (Hongaria), Hadya (Pakistan) dan Widad (Filipina).</p>
<p>Ia menambahkan, komik &#8220;The 99&#8243; menceritakan tentang pahlawan-pahlawan super yang mendapat kekuatan dari permata nur yang diciptakan di Baghdad, Irak pada tahun 1258 Masehi. Pahlawan-pahlawan super itu bersatu untuk menciptakan dunia yang damai dan sejahtera melawan tokoh antagonis Rughal dan antek-anteknya (novel).</p>
<p><strong>Karakter</strong></p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.the99.org/images/comic/character_evolution/0_ramzi.jpg" alt="" /></p>
<p><strong>Dr. Ramzi</strong></p>
<p>Sebagai mentor dan pemimpin dari The 99, Dr. Ramzi Razem memimpin misi untuk mencari Batu Noor dari Baghdad yang hilang. Dalam komik, ini misi inilah yang menjadi plot utama cerita.</p>
<p>Ketika legenda bermula, ketika Mongol menyerang Baghdad di 1258, mereka menguasai perpustakaan terbesar di kota Darul Hikmah (Dar al-Hikma). Untuk menghapus berbagai catatan sejarah dari peradaban itu, mereka membuang buku-buku perpustakaan itu ke Sungai Tigris sehingga Sungai menjadi Hitam. Namun, penjaga kerajaan, dalam usahanya menjaga kemurnian dari kandungan Ilmu pengetahuan yang berada dalam buku sebelum buku itu dihancurkan menggunkaan cara kimiawi untuk menyerap kandungan dari buku-buku itu. Yaitu dengan menggunakan Batu Noor yang ajaib yang akan menyerap kandungan ilmu pengetahuan itu. Sebanyak 99 Batu Noor digunakan untuk menyelematkan harta umat itu sebelum lenyap bersama genangan tinta.</p>
<p>Ramzi percaya bahwa legenda itu, termasuk ide mengenai Batu Noor itu dapat memberikan kekuatan dahsyat pada seseorang. Dia mencoba mencarinya melalui yayasan nonprofit 99 steps foundation, dan walaupun dia tidak memiliki kekuatan super itu, dia mencoba menolong karakter yang lain agar dapat menggunakannya.</p>
<p><strong>Rughal</strong></p>
<p><img class="alignright" src="http://www.the99.org/images/comic/character_evolution/0_rughal.jpg" alt="" /></p>
<p>Musuh Dr. Ramzi  adalah  seorang pria berumur 500 tahun, Rughal. Setelah kejatuhan Baghdad, ketika Noor Stones diciptakan, merekadisimpan dengan aman  dalam sebuah benteng . Pada 1400-an, Rughal salah satu dari penjaga benteng yang mulai memahami kekuatan batu tersebut. Untuk memanfaatkan energi batu itu untuk dirinya, Rughal meledakkan benteng, dan Noor Stones dilepaskan. Walaupun fisik Rughal hancur, dia berhasil bertahan sebagai satu kekuatan energi. Seperti Ramzi, Rughal mencari batu-permata, tetapi ketimbang menggunakan batu-batu itu untuk pengetahuan dan kesatuan, dia ingin energi itu digunakan untuk menguasai dunia.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://www.the99.org/images/comic/character_evolution/0_noora.jpg" alt="" /><strong>Noora</strong></p>
<p>Seorang putri 18 tahun, anak dari salah seorang pelaku bisnis kaya dari United Arab Emirates, Noora menyadari kekuatannya setelah dia diculik. Sebagaimana dia mencoba untuk menggali jalan keluar dari hukuman penjara, dia menemukan satu batu-permata. Batu itu memungkinkannya untuk memanipulasi cahaya dan menciptakan hologram, dan dia menggunakan dia kekuatan barunya kabur. Dia juga bisa melihat &#8220;Cahaya Kebenaran&#8221; di dalam diri seseorang dan juga sisi gelap mereka. Dengan kemampuan nya untuk melihat sisi buruk alam manusia, dia mengadopsi satu pandangan dari dunia yang lebih nihilistis dan berjuang keras untuk mengatasi tekanan.</p>
<p>Kalau ada yang mau Edisi The &#8216;99&#8242; origins ini ada link downloadnya:</p>
<p><a href="http://www.the99.org/dnld/?download=1&amp;section=downloads&amp;sid=14&amp;fid=42&amp;lang=en">The &#8216;99&#8242; origins</a></p>
<p>Mau pernak-pernik lainya such as Wallpaper, Emoticons, Avatar dan komiknya? Langsung aja <a href="http://www.the99.org/downloads/" target="_blank">Klik ini</a></p>
<p>Yap, semoga cukup memberi gambaran tentang The 99.. wassalaamualaikum</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/207/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/207/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=207&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/03/the-99-full-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.alrdesign.com/blog/uploaded_images/99-732842.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.the99.org/images/comic/character_evolution/0_ramzi.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.the99.org/images/comic/character_evolution/0_rughal.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.the99.org/images/comic/character_evolution/0_noora.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keindahan Islam dalam gaya hidup</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/keindahan-islam-dalam-gaya-hidup/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/keindahan-islam-dalam-gaya-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 11:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[keindahan islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Syari’at Al Quran  bukan hanya mengatur kehidupan dan berbagai hal yang di luar diri kita, bahkan  syari’at Al Quran juga mengatur segala hal yang berkaitan dengan diri kita,  dimulai dari makanan, penampilan, perilaku, dan lain-lain. Ini semua bertujuan  agar umat Islam menjadi insan dan mahluk yang paling bermutu dibanding dengan  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=205&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin:0;"><img class="alignleft" src="http://aliffa.indonetwork.co.id/pdimage/81/531981_dsc_0260.jpg" alt="" width="189" height="283" /><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Syari’at Al Quran  bukan hanya mengatur kehidupan dan berbagai hal yang di luar diri kita, bahkan  syari’at Al Quran juga mengatur segala hal yang berkaitan dengan diri kita,  dimulai dari makanan, penampilan, perilaku, dan lain-lain. Ini semua bertujuan  agar umat Islam menjadi insan dan mahluk yang paling bermutu dibanding dengan  insan dan mahluk lainnya. Sebagai contohnya, marilah kita renungkan bersama  ayat-ayat Al Qur’an yang berkaitan dengan diri manusia.</p>
<p>Al Qur’an telah  mengingatkan dan mengikrarkan bahwa manusia telah mendapatkan karunia dari Allah  Ta’ala, berupa dijadikannya mereka sebagai mahluk yang paling mulia dibanding  mahluk lainnya. Oleh karena itu sudah sepantasnyalah bila mereka menjaga  keutuhan martabat ini, Allah Ta’ala berfirman,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dan  sesungguhnya telah Kami </span></em><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">muliakan  anak-anak Adam</span></strong><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">,  Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka </span></em><strong><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">rezeki  dari yang baik-baik</span></strong><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;"> dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk  yang telah Kami ciptakan.” </span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">(QS. Al Isra’:  70)</span><span id="more-205"></span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Diantara wujud  dimuliakannya umat manusia dalam syari’at Al Qur’an ialah dilimpahkannya kepada  mereka rezeki-rezeki yang baik dan halal, agar dengan rezeki yang baik dan halal  tersebut mereka dapat menjaga kemurniaan martabat mereka. Sebab makanan dan  pakaian –sebagaimana diketahui bersama- memiliki pengaruh yang amat besar  terhadap watak, tabiat dan perilaku manusia. Maka dari itu, tidak asing bila  kita dapatkan orang yang banyak memakan daging onta lebih cepat marah dan  berperilaku kasar, dari pada orang yang memakan daging kambing sayuran, dan  orang yang lebih banyak memakan garam lebih mudah marah dibanding dengan lainnya  dan demikianlah seterusnya. Ini diantara pelajaran yang dapat dipetik dari sabda  Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em>,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Sesungguhnya  ketenangan itu ada pada para pemelihara kambing, sedangkan kecongkakan dan  kesombongan ada pada pemilik onta.”</span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> (Muttafaqun ‘alaih) </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Para pemilik onta  lebih sering memakan daging onta dan lebih sering berperi laku kasar, karena  demikianlah keadaan yang meliputi kehidupan onta, beda halnya dengan para  pemilik kambing.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Bila perbedaan  perangai antara manusia dapat kita rasakan dengan perbedaan jenis makanan yang  mereka konsumsi, padahal makanan tersebut sama-sama halal, maka tidak heran bila  tabiat dan perangai manusia akan berubah menjadi buruk bila makanan yang ia  makan adalah makanan yang tidak baik, atau haram. Oleh karena itu syari’at al  Qur’an mengharamkan atas umatnya segala makanan yang buruk,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dan  menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala  yang buruk.”</span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> (QS. Al A’araf:  157)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Syari’at Al Qur’an  juga mengatur umatnya agar tidak bersikap berlebih-lebihan dalam hidupnya, baik  dalam hal makanan atau minuman pakaian atau lainnya. Allah Ta’a  berfirman,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;" lang="DE">“Dan  janganlah kamu berlebih-lebihan. </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">Sesungguhnya  Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”</span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> (QS. Al An’am:  141)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Makanlah,  minumlah, dan bersedekahlah engkau tanpa ada kesombongan dan tanpa  berlebih-lebihan, karena sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menyukai untuk melihat  tanda-tanda kenikmatan-Nya pada hamba-hamba-Nya.”</span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="ES-MX">(HR.  Ahmad, An Nasa’i dan lain-lain dan dishohihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="ES-MX"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="ES-MX">Dan pada hadits  lain, Nabi <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> lebih jelas lagi menjabarkan bagaimana seyogyanya seorang  muslim makan dan minum,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;" lang="ES-MX">“Cukuplah  bagi seorang anak adam beberapa suap makanan yang dapat menegakkan tulang  punggungnya, dan bila harus (menambah) maka sepertiga (perutnya) untuk makanan,  dan sepertiga lainnya untuk minumnya dan sepertiga lainnya untuk  nafasnya.”</span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="ES-MX"> (HR. At Tirmizi, An  Nasa’i dll dan dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="ES-MX"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="ES-MX">Walaupun demikian,  syari’at Al Qur’an sama sekali tidak melarang umatnya untuk memakan makanan yang  enak, memakai pakaian yang bagus, dan menggunakan wewangian yang harum. Oleh  karenanya tatkala Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> ditanya tentang orang yang suka mengenakan pakaian dan  sendal yang bagus, beliau menjawab: </span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;" lang="ES-MX">“Sesungguhnya  Allah itu Indah dan menyukai keindahan. </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">Kesombongan  adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.”</span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> (HR.  Muslim)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Ini tentu  menyelisihi sebagian orang yang beranggapan bahwa orang yang <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">multazim</span></em> atau  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">salafy</span></em> atau taat beragama tidak pantas untuk berpenampilan rapi, perlente, senantiasa  rapi dan berpakaian bagus. Bahkan syari’at Al Qur’an melarang umatnya untuk  berpenampilan acak-acakan, berantakan dan tidak menarik bak syetan,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dari  sahabat jabir bin Abdillah rodhiallahu ‘anhushollallahu ‘alaihi wasallam datang  kepada kami, kemudian beliau melihat seseorang yang rambutnya kacau-balau (tidak  rapi), sepontan beliau bersabda, Apakah orang ini tidak memiliki minyak yang  dapat ia pergunakan untuk merapikan rambutnya?” (HR. An Nasa’i dan dishahihkan  oleh Al Albani)</span></em></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Oleh karena itu  tidak benar bila ada anggapan bahwa <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">seorang muslim yang taat  beragama</span></em> senantiasa tidak rapi atau tidak layak untuk berpenampilan  rapi, harum, berpakaian bagus dan menawan. Oleh karena itu sahabat Abdullah bin  Abbas berkata,</span></p>
<p><em><span style="font-size:10pt;color:black;font-style:normal;font-family:Verdana;" lang="IN">“Makanlah  sesukamu, berpakaian dan minumlah sesukamu, selama engkau terhindar dari dua  hal: berlebih-lebihan dan keangkuhan.”</span></em><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="IN"> (HR. Al Bukhari,  Abdurrazzaq, Ibnu Abi Syaibah dan Al Baihaqi)</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana;" lang="ES-MX">Penulis: Ustadz Muhammad Arifin  Badri</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/205/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/205/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=205&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/keindahan-islam-dalam-gaya-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aliffa.indonetwork.co.id/pdimage/81/531981_dsc_0260.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keindahan Islam dalam pergaulan Laki-laki dan Wanita</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/keindahan-islam-dalam-pergaulan-laki-laki-dan-wanita/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/keindahan-islam-dalam-pergaulan-laki-laki-dan-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 11:02:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[keindahan islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana telah diketahui  bersama, bahwa Allah Ta’ala telah menciptakan manusia ini dalam dua jenis, pria  dan wanita. Dan sebagaimana telah diketahui pula bahwa kaum pria pasti  membutuhkan kepada kaum wanita, bahkan tidaklah akan sempurna  kepriaan/kejantananan kaum pria kecuali dengan adanya wanita yang menjadi  pasangan hidupnya. Begitu juga kaum wanita, mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=202&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin:0;"><img class="alignleft" src="http://www1.istockphoto.com/file_thumbview_approve/634034/2/istockphoto_634034_man_woman.jpg" alt="" width="233" height="233" /><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebagaimana telah diketahui  bersama, bahwa Allah Ta’ala telah menciptakan manusia ini dalam dua jenis, pria  dan wanita. Dan sebagaimana telah diketahui pula bahwa kaum pria pasti  membutuhkan kepada kaum wanita, bahkan tidaklah akan sempurna  kepriaan/kejantananan kaum pria kecuali dengan adanya wanita yang menjadi  pasangan hidupnya. Begitu juga kaum wanita, mereka pasti membutuhkan kepada kaum  pria, dan kewanitaannya tidaklah akan sempurna melainkan dengan adanya seorang  pria yang menjadi pasangan hidupnya. Mereka saling membutuhkan, saling  melengkapi, dan saling memenuhi kebutuhan pasangannya.</span><span id="more-202"></span><br />
<span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Maha suci Allah  Yang telah menjadikan kelemahan masing-masing jenis sebagai simbul  kesempurnaannya bagi pasangannya. Kaum pria memiliki kelemahan dalam banyak hal,  misalnya ia tidak dapat mengandung, kurang sabar mengatur dan merawat anak dan  rumah, kurang bisa berdandan, bersuara keras dan kasar, kurang bisa lemah  lembut, akan tetapi kekurangan-kekurangannya ini merupakan kesempurnaan bagi  wanita yang menjadi pasangannya. Sehingga bila ada pria yang lemah lembut,  bersuara merdu, jalannya melenggak-lenggok, suka memasak, senantiasa berdandan  biasanya dikatakan sebagai pria yang kurang normal, atau yang sering disebut  dengan waria. Begitu juga sebaliknya, kaum wanita memiliki kelemahan berupa,  tidak perkasa, bersuara lantang/lantang, kurang bisa tegas, mudah takut, selalu  datang bulan, kurang gesit, dan seterusnya. Akan tetapi berbagai kekurangannya  ini merupakan kesempurnaan bagi pria yang menjadi pasangannya, sehingga bila ada  wanita yang berpenampilan perkasa, bersuara keras, dan tidak suka berdandang  maka biasanya disebut dengan tomboy.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Walau demikian, syari’at Al Qur’an  tidaklah membiarkan mereka berpasangan bebas, dan dengan cara apapun. Sebab,  yang diciptakan dalam keadaan berpasang-pasang semacam ini bukan hanya manusia,  tetapi ada mahluk-mahluk lain yang diciptakan demikian juga, misalnya binatang.  Binatang juga diciptakan dalam keadaan berpasang-pasang, jantan dan betina, dan  mereka saling berpasangan pula. </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Oleh karena itu, syari’at Al  Qur’an mengatur hubungan antara pria dan wanita dengan syari’at yang dapat  menjaga martabat mereka sebagai mahluk yang mulia dan membedakan hubungan sesama  mereka dari hubungan binatang sesama binatang. Manusia adalah mahluk yang telah  dimuliakan oleh Allah di atas mahluk-mahluk selain mereka, oleh karena itu  hendaknya kita sebagai manusia menjaga kehormatan ini dengan cara menjalankan  syari’at Al Qur’an yang telah menetapkan kehormatan kita tersebut:</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Dan sesungguhnya telah Kami  muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri  mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang  sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (QS. Al Isra’: 70)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Syari’at Al Qur’an hanya  membenarkan dua cara bagi manusia untuk menjalin hubungan dengan lawan  jenisnya:</span></p>
<p style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">A. Cara  perbudakan</span></strong></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Cara ini hanya dapat dilakukan  melalui peperangan antara umat Islam melawan orang-orang kafir, dan bila kaum  muslimin berhasil menawan sebagian dari mereka, baik lelaki atau wanita, maka  pemimpin umat Islam berhak untuk memperbudak mereka, dan juga berhak untuk  meminta tebusan atau membebaskan mereka tanpa syarat.</span></p>
<p style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p style="margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">B. Pernikahan</span></strong></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hanya dengan dua cara inilah  manusia dibenarkan untuk menjalin hubungan dengna pasangannya. dan hanya dengan  dua cara inilah tujuan disyari’atkannya hubungan dengan lawan jenis akan dapat  dicapai dengan baik. Oleh karena itu Allah Ta’ala berfirman dalam Al  Qur’an,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Dan diantara tanda-tanda  kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri,  supaya kamu menyatu dan merasa tentram kepadanya. Dan dijadikan-Nya diantaramu  rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat  tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (QS. Ar Rum: 21)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan Rasulullah <em><span style="font-family:Verdana;">shollallahu  ‘alaihi wasallam</span></em> menjelaskan akan syari’at yang mengatur hubungan  antara lawan jenis ini dengan sabdanya, </span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Tidaklah pernah didapatkan suatu  hal yang berguna bagi doa orang yang saling mencintai serupa dengan pernikahan.” </span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">(HR. Ibnu Majah,  Al Hakim, Al Baihaqi dan dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Adapun berbagai hubungan selain  cara ini, maka tidaklah dibenarkan dalam syari’at Al Qur’an, oleh karena itu  Rasulullah <em><span style="font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Janganlah sekali-kali seorang  lelaki menyendiri dengan seorang wanita, kecuali bila wanita itu ditemani oleh  lelaki mahramnya.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">(Muttafaqun ‘alaih) </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Pada hadits lain Rasulullah <em><span style="font-family:Verdana;">shollallahu  ‘alaihi wasallam</span></em> menjelaskan alasan larangan ini,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">“Janganlah salah seorang dari kamu  berduaan dengan seorang wanita, karena setanlah yang akan menjadi orang  ketiganya.” </span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">(HR.  Ahmad, At Tirmizi, An Nasa’i dan dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Bukan hanya  syari’at Al Qur’an yang mencela berbagai hubungan lawan jenis diluar pernikahan,  bahkan masyarakat kitapun dengan tegas mencela hubungan tersebut, sampai-sampai  mereka menyamakan hubungan tersebut dengan hubungan yang dilakukan oleh mahluk  selain manusia, yaitu binatang. Mereka menjuluki hubungan di luar pernikahan  dengan sebutan <em><span style="font-family:Verdana;">“kumpul kebo”</span></em>. Julukan ini benar  adanya, sebab yang membedakan antara hubungan lawan jenis yang dilakukan oleh  binatang dan yang dilakukan oleh manusia ialah syari’at pernikahan. Dan  pernikahan dalam syari’at Al Qur’an harus melalui proses dan memenuhi kriteria  tertentu, sehingga bila suatu hubungan tidak memenuhi kriteria tersebut, maka  tidaklah ada bedanya hubungan tersebut dengan hubungan yang dilakukan oleh  binatang.</span></p>
<p><!--  - FOOTER selesai ---></p>
<p><span style="font-family:Verdana;" lang="ES-MX">Penulis: Ustadz Muhammad Arifin  Badri</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/202/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/202/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=202&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/keindahan-islam-dalam-pergaulan-laki-laki-dan-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www1.istockphoto.com/file_thumbview_approve/634034/2/istockphoto_634034_man_woman.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Islam dalam hubungan suami istri</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-hubungan-suami-istri/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-hubungan-suami-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 11:00:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[keindahan islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Rumah tangga adalah suatu tatanan  masyarakat terkecil, dan dari rumah tanggalah suatu tatanan masyarakat  terbentuk. Keberhasilan suatu masyarakat atau kegagalannya dimulai dari  keberhasilan dan kegagalan anggotanya dalam menjalankan roda kehidupan dalam  rumah tangga. Dan sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa setiap rumah  tangga minimal terdiri dari suami dan istri.
Oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=203&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin:0;"><img class="alignleft" src="http://www.pulitzer.org/year/2007/feature-writing/works/0301.jpg" alt="" /><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Rumah tangga adalah suatu tatanan  masyarakat terkecil, dan dari rumah tanggalah suatu tatanan masyarakat  terbentuk. Keberhasilan suatu masyarakat atau kegagalannya dimulai dari  keberhasilan dan kegagalan anggotanya dalam menjalankan roda kehidupan dalam  rumah tangga. Dan sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa setiap rumah  tangga minimal terdiri dari suami dan istri.</p>
<p>Oleh karena itu syari’at Al  Qur’an memberikan perhatian besar kepada hubungan antara suami dan istrinya,  sampai-sampai Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> menjadikan baik dan buruknya hubungan seseorang dengan  istrinya sebagai standar kepribadian seseorang,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Sebaik-baik  kalian ialah orang yang paling baik perilakunya terhadap istrinya, dan aku  adalah orang yang paling baik dari kalian dalam memperlakukan  istriku.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR.  At Tirmizi dan dishahihkan oleh Al Albani)</span><span id="more-203"></span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Diantara syari’at Al Qur’an yang  mengajarkan tentang metode hubungan suami istri yang baik ialah yang disebutkan  dalam hadits berikut,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Janganlah  seorang lelaki mukmin membenci seorang mukminah (istrinya), bila ia membenci  suatu perangai padanya, niscaya ia menyukai perangainya yang  lain.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR.  Muslim)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Imam An Nawawi <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">rahimahullah</span></em> menjelaskan hadits ini dengan menyebutkan contoh nyata, beliau berkata,  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">“Tidaklah layak bagi  seorang mukmin (suami yang beriman) untuk membenci seorang mukminah (istrinya  yang beriman), bila ia mendapatkan padanya suatu perangai yang ia benci, niscaya  ia mendapatkan padanya perangai lainnya yang ia sukai, misalnya bila istrinya  tesebut berakhlak pemarah, akan tetapi mungkin saja ia adalah wanita yang taat  beragama, atau cantik, atau pandai menjaga kehormatan dirinya, atau sayang  kepadanya atau yang serupa dengan itu.”</span></em> (<em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">Syarah Muslim</span></em> Oleh  Imam An Nawawi 10/58).</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Diantara wujud nyata keindahan  syari’at Al Qur’an dalam membina rumah tangga, ialah diwajibkannya seorang suami  untuk menunaikan tanggung jawabnya secara penuh, tanpa terkurangi sedikitpun.  Mari kita bersama-sama merenungkan kisah berikut,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dari Wahb bin  Jabr, ia menuturkan, Sesungguhnya salah seorang budak milik Abdullah bin Amr  pernah berkata kepadanya, Sesungguhnya aku berencana untuk tinggal selama satu  bulan ini di sini di Baitul Maqdis. Maka Abdullah bin Amr bin Al ‘Ash bertanya  kepadanya, Apakah engkau telah meninggalkan untuk keluargamu bekal yang dapat  mereka makan selama satu bulan ini? Ia menjawab, Tidak. Abdullah bin Amr berkata  kepadanya, Maka kembalilah ke keluargamu, lalu tinggalkan untuk mereka bekalnya,  karena aku pernah mendengar Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,  Cukuplah sebagi dosa seseorang (yang akan mencelakakannya-pen) bila ia  menyia-nyiakan orang-orang yang wajib ia nafkahi.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Ahmad, dan Al Baihaqi dan  hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Muslim tanpa menyebutkan kisah  sebelumnya)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebaliknya syari’at Al Qur’an juga  mewajibkan atas kaum istri untuk senantiasa taat kepada suaminya, selama mereka  tidak memerintahkannya dengan kemaksiatan. Agar kita dapat sedikit mengetahui  betapa besar perhatian Islam dalam memerintahkan kaum istri untuk mentaati  suaminya, maka marilah kita bersama-sama merenungkan dua hadits  berikut,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Seandainya  aku diizinkan untuk memerintahkan seseorang agar bersujud kepada orang lain,  niscaya aku akanperintahkan kaum istri untuk bersujud kepada  suaminya.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR.  Ahmad, At Tirmizi, dan Ibnu Majah)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Dan sabda beliau <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em>,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Bila seorang  wanita telah menunaikan sholat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga  kesucian farjinya, dan mentaati suaminya, niscaya akan dikatakan kepadanya,  Masuklah ke surga dari delapan pintu surga yang manapun yang engkau  suka.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR  Ahmad, Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pada hadits ini Rasulullah  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> memberikan suatu pelajaran penting kepada kaum istri agar  hubungannya dengan suaminya bukan hanya di dasari oleh rasa cinta semata. Akan  tetapi lebih dari itu semua, ketaatannya kepada suami adalah salah satu bagian  dari ibadahnya, dan salah satu ibadah yang amat agung, sampai-sampai  disejajarkan dengan sholat lima waktu, dan puasa bulan Ramadhan. Sehingga dengan  cara demikian, ketaatan dan kesetiaan kaum istri akan kekal hingga akhir  hayatnya, dan tidak mudah luntur oleh berbagai badai yang menerpa bahtera rumah  tangganya. </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hal ini tentu berbeda dengan kaum  istri yang hanya mengandalkan rasa cintanya, ia akan mudah terhanyutkan oleh  godaan dan badai kehidupan, sehingga tatkala ia menghadapi kesusahan atau godaan  setan walau hanya sedikit, dengan mudah tergoyahkan. Dari sini kita dapat  mengetahui alasan mengapa banyak kaum istri yang dengan mudah melawan suaminya,  tidak taat kepadanya, dan bahkan berbuat serong dengan pria lain. Ini semua  karena rasa cintanya telah luntur, atau mulai luntur oleh godaan ketampanan,  atau jabatan atau harta dan yang serupa.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dari lain sisi, syari’at Al Qur’an  juga membentengi kaum suami agar dapat tetap istiqomah menjalankan tanggung  jawabnya sebagai kepala rumah tangga, yaitu dengan menjadikan segala tugas dan  kewajibannya sebagai bagian dari ibadah kepada Allah, sehingga kesetiaannya dan  kewajibannya tidak mudah luntur atau lengkang karena terpaan masa atau godaan  hijaunya rumput tetangga atau kawan sejawat dll.</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Sesungguhnya  bila engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, lebih baik daripada  engkau meninggalkan mereka dalam keadaan miskin dan meminta-minta kepada orang  lain. Dan sesungguhnya engkau tidaklah menafkahkan suatu nafkah yang engkau  mengharap dengannya keridhaan Allah, melainkan engkau akan diberi pahala  karenanya, sampaipun suapan makanan yang egkau suapkan ke mulut  istrimu.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (Muttafaqun ‘alaih)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan lebih spesifik Rasulullah  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> menjadikan hubungan sebadan dengan istri sebagai salah satu  amal shalih, sebagaimana beliau tegaskan dalam sabdanya berikut ini,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dan hubungan  sebadanmu dengan istrimu adalah sedekah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah,  apakah salah seorang dari kita melampiaskan syahwatnya, kemudian ia dengannya  mendapatkan pahala ? Beliau menjawab: bagaimana pendapat kalian, bila ia  melampiaskan syahwatnya pada perbuatan yang haram, bukankah ia dengannya akan  mendapatkan dosa? Demikian juga bila ia melampiaskannya pada tempat yang halal,  maka ia mendapatkan pahala.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Muslim)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="IN">Imam An Nawawi  menjelaskan hadits ini dengan berkata, <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">“Pada hadits ini terdapat  petunjuk bahwa perbuatan mubah akan menjadi amal ketaatan karena niat yang  tulus. Hubungan sebadan akan menjadi ibadah bila pelakunya meniatkkan dengannya  untuk memenuhi kebutuhan istri atau menggaulinya dengan cara-cara yang baik  sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala, atau untuk mencari keturunan  yang shalih atau untuk menjaga dirinya atau menjaga istrinya atau keduanya dari  memandang kepada yang diharamkan atau memikirkannya atau menginginkannya atau  untuk tujuan-tujuan baik lainnya.”</span></em> (<em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">Syarah Muslim</span></em> oleh  Imam An Nawawi 7/92).</span></p>
<p><!--  - FOOTER selesai ---></p>
<p><span style="font-family:Verdana;" lang="ES-MX">Penulis: Ustadz Muhammad Arifin  Badri</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/203/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/203/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=203&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-hubungan-suami-istri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pulitzer.org/year/2007/feature-writing/works/0301.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Islam dalam kemasyarakatan</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-kemasyarakatan/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-kemasyarakatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 10:53:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[keindahan islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Terciptanya suatu tatanan  masyarakat yang saling bahu membahu, saling tolong menolong bersatu padu dalam  segala keadaan bak satu bangunan yang saling melengkapi dan menguatkan adalah  cita-cita setiap orang. Dan syari’at Al Qur’an jauh-jauh hari telah mengajarkan  berbagai kiat dan metode yang amat efektif dalam menciptakan tatanan masyarat  indah tersebut. 
 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=201&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin:0;"><img class="alignleft" src="http://www.kjrijeddah.org.sa/safari.JPG" alt="" width="294" height="221" /><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Terciptanya suatu tatanan  masyarakat yang saling bahu membahu, saling tolong menolong bersatu padu dalam  segala keadaan bak satu bangunan yang saling melengkapi dan menguatkan adalah  cita-cita setiap orang. Dan syari’at Al Qur’an jauh-jauh hari telah mengajarkan  berbagai kiat dan metode yang amat efektif dalam menciptakan tatanan masyarat  indah tersebut. </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Diantara bukti bahwa syari’at Al  Qur’an amat memperhatikan dan telah mengatur sedemikian rupa agar tercipta suatu  tatanan masyarakat idaman ialah firman Allah Ta’ala berikut ini,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Beribadahlah  kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan  berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim,  orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat,  ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang  yang sombong dan membangga-banggakan diri.” </span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">(QS. An Nisa’ 36)</span><span id="more-201"></span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan Nabi <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> pernah mengisahkan bahwa Malaikat Jibril <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">’alaihissalam</span></em> amat  sering berpesan kepada Nabi <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> agar berbuat baik kepada tetangga, sampai-sampai Nabi  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Terus-menerus  Malaikat JIbril berpesan kepadaku tentang tetangga, sampai-sampai aku mengira ia  akan membawakan wahyu yang memerintahkan aku agar menjadikan tetangga sebagai  ahli waris.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Bukhari)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan pada hadits lain beliau  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Sungguh demi  Allah tidaklah beriman, sungguh demi Allah tidaklah beriman, Sungguh demi Allah  tidaklah beriman. Maka ditanyakankepada beliau, Siapakah orang itu wahai  Rasulullah? Beliau menjawab, Orang yang tetangganya tidak merasa aman dari  gangguannya.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Bukhari)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Syari’at Al Qur’an bukan hanya  sekedar mengajari umatnya untuk menjaga diri dari segala yang mengganggu  tetangga, akan tetapi juga memerintahkan agar kita berperi laku baik dengan  mereka, masing-masing sesuai dengan kemampuannya, sebagaimana yang ditegaskan  pada ayat di atas, dan juga dalam sabda Nabi <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> berikut ini:</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Barang siapa  yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya ia memuliakan  tetangganya.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Muslim) </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan salah satu contoh nyata yang  pernah dicontohkan oleh Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> ialah mengizinkan tetangga kita untuk ikut memanfaatkan  halaman atau dinding rumah atau pagar rumah kita, misalnya dengan ikut  meletakkan atau menyandarkan kayunya di dinding kita atau yang serupa.  Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Janganlah  seorang tetangga melarang tetangganya yang hendak menyandarkan kayunya di  dinding miliknya.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Bukhari)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di antara faktor yang menjadikan  masyarakat yang menjalankan syari’at Al Qur’an menjadi indah, tentram, damai dan  sejahtera dan makmur ialah disyari’atkannya amar ma’ruf nahi mungkar,  sebagaimana firman Allah Ta’ala berikut ini,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dan hendaklah  ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh  kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang  beruntung.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (QS. Ali Imran: 104)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dengan syari’at amar ma’ruf nahi  mungkar inilah masyarakat muslim dapat mencegah terjadinya berbagai kejahatan  dan kerusakan dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Dan dengan syari’at amar  ma’ruf dan nahi mungkar mereka dapa terhindar dari berbagai bencana alam,  musibah, wabah penyakit dan krisis dalam berbagai hal. </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pada suatu hari Zaenab bin Jahesy  bertanya kepada Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em>, <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">“Ya Rasulullah, apakah kita  akan dibinasakan, padahal di tengah-tengah kita terdapat orang-orang sholeh?  Beliau menjawab, Ya, bila telah banyak pada kalian orang-orang  jelek.”</span></em> (Muttafaqun ‘Alaih)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan pada hadits lain, Rasulullah  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Sungguh demi  Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, sungguh kalian memerintahkan dengan yang  ma’ruf (baik) dan mencegah dari yang mungkar, atau tak lama lagi Allah akan  mengirimkan kepada kalian azab dari sisi-Nya, kemudian kalian berdoa kepada-Nya  dan Ia tidak mengabulkannya.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. At Tirmizi dan dihasankan  oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan pada hadits lain Beliau  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Permisalan  orang-orang yang menegakkan batasan-batasan (syariat) Allah (beramar ma’ruf dan  nahi mungkar-pen) dan orang-orang yang melanggarnya, bagaikan suatu kaum yang  berbagi-bagi tempat di sebuah kapal/bahtera, sehingga sebagian dari mereka ada  yang mendapatkan bagian atas kapal tersebut, dan sebagian lainnya mendapatkan  bagian bawahnya, sehingga yang berada dibagian bawah kapal bila mengambil air,  maka pasti melewati orang-orang yang berada diatas mereka, kemudian mereka  berkata, Seandainya kita melubangi bagian kita dari kapal ini, niscaya kita  tidak akan mengganggu orang-orang yang berada di atas kita. </span><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">Nah apabila  mereka semua membiarkan orang-orang tersebut melaksanakan keinginannya, niscaya  mereka semua akan binasa, dan bila mereka mencegah orang-orang tersebut, niscaya  mereka telah menyelamatkan orang-orang tersebut, dan mereka semuapun akan  selamat.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR.  Bukhari)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Inilah kunci kedamaian, keamanan,  kemakmuran dan terhindarnya kita semua dari berbagai musibah, bencana alam,  petaka, paceklik dan berbagai wabah, yaitu dengan menegakkan amar ma’ruf,  sehingga perbuatan baik dan amal sholeh memasyarakat dan juga menegakkan nahi  mungkar, sehingga kemungkaran dan kemaksiatan dapat diperangi dan dikikis habis.  Pada hadits lain Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> bersabda,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Tidaklah  pernah perbuatan zina merajalela di suatu masyarakat hingga mereka berani untuk  melakukannya dengan terang-terangan, melainkan akan merajalela pula di  tengah-tengah mereka berbagai wabah dan penyakit yang tidak pernah ada di  orang-orang yang terdahulu. Tidaklah mereka berbuat kecurangan dalam hal  timbangan dan takaran, melainkan mereka akan ditimpa paceklik, biaya hidup yang  tinggi, dan kelaliman para penguasa. Tidaklah mereka menahan zakat harta mereka,  melainkan mereka akan dihalang-halangi dari air hujan yang datang dari langit,  dan seandainya bukan karena binatang, niscaya mereka tidak akan  dihujani…”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR.  Ibnu Majah, Al Hakim, Al Baihaqi dan dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Oleh karena itu  hendaknya kita kaum muslimin Indonesia menghidupkan dan menggalakkan syari’at  ini agar masyarakat kita dapat terhindar dari berbagai petaka dan musibah yang  melanda bangsa dan negri kita, dan kesejahteraan serta kedamaian dapat  terealisasi di negeri kita</span></p>
<p><!--  - FOOTER selesai ---><span style="font-family:Verdana;">Penulis: Ustadz Muhammad Arifin  Badri</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/201/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/201/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/201/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=201&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-kemasyarakatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kjrijeddah.org.sa/safari.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Islam dalam pendidikan</title>
		<link>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-pendidikan/</link>
		<comments>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 10:44:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahyaayyash</dc:creator>
				<category><![CDATA[keindahan islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyaayyash.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan adalah suatu hal yang  amat urgen dalam kehidupan umat manusia secara umum, dan dalam kehidupan umat  Islam secara khusus. Oleh karena itu Syari’at Al Qur’an memberikan perhatian  yang amat besar, sampai-sampai ayat Al Qur’an yang pertama diturunkan adalah 5  ayat dalam surat Al ‘Alaq, yang memerintahkan umat manusia untuk membaca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=199&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pendidikan adalah suatu hal yang  amat urgen dalam kehidupan umat manusia secara umum, dan dalam kehidupan umat  Islam secara khusus. Oleh karena itu Syari’at Al Qur’an memberikan perhatian  yang amat besar, sampai-sampai ayat Al Qur’an yang pertama diturunkan adalah 5  ayat dalam surat Al ‘Alaq, yang memerintahkan umat manusia untuk membaca dan  belajar.</span><img class="alignright" src="http://cache.viewimages.com/xc/854245.jpg?v=1&amp;c=ViewImages&amp;k=2&amp;d=17A4AD9FDB9CF1936808AB6AB7C5FBAB1AE16C94485FE50C284831B75F48EF45" alt="" width="368" height="245" /><br />
<span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Bukan hanya itu, bahkan syari’at Al Qur’an telah menjelaskan  bahwa kahidupan manusia baik di dunia atau di akhirat tidaklah akan menjadi baik  melainkan dengan didukung oleh pendidikan yang baik dan benar. Oleh karena itu  seluruh mahluk yang ada di dunia ini dinyatakan senantiasa mendoakan kebaikan  kepada setiap orang yang berjuang dengan mengajarkan kebaikan kepada umat  manusia. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mari  kita renungkan bersama sabda Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> berikut ini,</span><span id="more-199"></span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Sesungguhnya  Allah, seluruh Malaikat-Nya, seluruh penghuni langit-langit dan bumi, sampaipun  semut yang berada di dalam liangnya, dan sampai pun ikan, senantiasa memuji dan  mendoakan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” </span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">(HR. At  Tirmizi dan dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebagaimana Syari’at Al Qur’an  juga mengajarkan agar pendidikan yang disampai kepada masyarakat senantiasa  didasari oleh data yang autentik dan kebenaran. Sebagai salah satu contoh nyata  hal ini ialah kisah berikut,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dari Abdullah  bin ‘Amir, ia menuturkan: Pada suatu hari ibuku memanggilku, sedangkan  Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam sedang duduk-duduk di rumah kami,  kemudian ibuku berkata, Hai nak, kemarilah, aku beri engkau sesuatu. (Ketika  mendengar perkataan ibuku itu) Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda  kepadanya, Apakah yang hendak engkau berikan kepadanya? Ibuku menjawab, Aku  hendak memberinya kurma, Lalu Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda  kepadanya, Ketahuilah sesungguhnya engkau bila tidak memberinya sesuatu, maka  ucapanmu ini niscaya dicatat sebagai satu kedustaanmu.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Ahmad, Abu Dawud, Al Baihaqi  dan dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Demikianlah pendidikan dalam  syari’at Al Qur’an, oleh karena itu tidak mengherankan bila Nabi <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> menjadikan kedustaan sebagai salah satu kriteria  orang-orang munafik.</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Pertanda  orang-orang munafik ada tiga, bila ia berbicara ia berdusta, bila ia berjanjia  ia ingkar, bila diamanati ia berkhianat.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (Muttafaqun ‘alaih)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bila kita bandingkan hadits ini  dengan fenomena pendidikan yang ada dimasyarakat kita, baik yang ada dalam  keluarga, atau di masyarakat atau di sekolah-sekolah, niscaya kita dapatkan  perbedaan yang amat besar. Pendidikan di masyarakat banyak yang disampaikan  dengan kedustaan dan kebohongan, misalnya melalui dongeng palsu, cerita  kerakyatan, cerita fiktif, sandiwara, film-film yang seluruh isinya berdasarkan  pada rekayasa dan kisah-kisah palsu dll.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Oleh karena itu tidak heran bila  di masyarakat kita perbuatan dusta merupakan hal yang amat lazim terjadi dan  biasa dilakukan, karena semenjak dini mereka dilatih melakukan kedustaan dan  kebohongan.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Diantara keistimewaan metode  pendidikan dalam syari’at Al Qur’an ialah ditanamkannya nilai-nilai keimanan  kepada Allah Ta’ala, rasa takut kepada-Nya, senantiasa tawakkal dan sadar serta  yakin bahwa segala kebaikan dan juga segala kejelekan hanya Allah yang memiliki,  tiada yang mampu mencelakakan atau memberi kemanfaatan kepada manusia tanpa izin  dari Allah Ta’ala. Sehingga dengan menanamkan keimanan kepada Allah Ta’ala sejak  dini semacam ini, menjadikan masyarakat muslim berjiwa besar, tangguh bak gunung  yang menjulang tinggi ke langit, bersih jauh dari sifat-sifat kemunafikan,  penakut, berkhianat, memancing di air keruh atau menggunakan kesempatan dalam  kesempitan. </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kisah berikut adalah salah satu  contoh nyata pendidikan Islam yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">shollallahu ‘alaihi  wasallam</span></em> kepada umatnya,</span></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-style:normal;font-family:Verdana;">“Dari Ibnu  Abbas Radhiallahu’anhu ia berkata, Suatu hari aku membonceng Nabi shollallahu  ‘alaihi wasallam, maka beliau bersabda kepadaku, “Wahai nak, sesungguhnya aku  akan ajarkan kepadamu beberapa kalimat: Jagalah (syari’at) Allah, niscaya Allah  akan menjagamu, jagalah (syari’at) Allah, niscaya engkau akan dapatkan  (pertolongan/perlindungan) Allah senantiasa dihadapanmu. Bila engkau meminta  (sesuatu) maka mintalah kepada Allah, bila engkau memohon pertolongan, maka  mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah (yakinilah) bahwa umat manusia  seandainya bersekongkol untuk memberimu suatu manfaat, niscaya mereka tidak akan  dapat memberimu manfaat melainkan dengan sesuatu yang telah Allah tuliskan  untukmu, dan seandainya mereka bersekongkol untuk mencelakakanmu, niscaya mereka  tidak akan mampu mencelakakanmu selain dengan suatu hal yang telah Allah  tuliskan atasmu. Al Qalam (pencatat taqdir) telah diangkat, dan  lembaran-lembaran telah kering.”</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> (HR. Ahmad, dan At Tirmizi dan  dishahihkan oleh Al Albani)</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan berikut adalah salah satu  contoh generasi yang telah tertanam pada dirinya pendidikan Al Qur’an, yang  senantiasa mengajarkan agar setiap manusia senantiasa mengingat Allah, dan  senantiasa sadar bahwa Allah selalu melihat dan mendengar segala gerak dan  geriknya. </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pada suatu malam ada seorang  wanita yang memerintahkan anak gadisnya untuk mencampurkan air ke dalam susu  yang hendak ia jual, maka anak gadis tersebut menjawab dengan penuh keimanan,  “Bukankah ibu telah mendengar bahwa Umar telah melarang kita dari perbuatan  semacam ini?! Maka sang ibu pun menimpali dengan berkata, Sesungguhnya Umar  tidak mengetahui perbuatanmu! Maka anak gadis tersebut menjawab dengan berkata,  <em><span style="font-style:normal;font-family:Verdana;">“Sungguh demi Allah  aku tidak sudi untuk mentaati peraturan Umar hanya ketika di khalayak ramai,  akan tetapi ketika aku sendirian aku melanggarnya.”</span></em></span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kita semua bisa bayangkan bila  prinsip-prinsip islamiyyah yang terkandung dalam hadits ini terwujud pada  masyarakat kita, maka saya yakin bahwa masyarakat kita akan terhindar dari  berbagai praktek-praktek pengecut, khianat, korupsi, penakut, putus asa,  dll.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tentu pendidikan  yang semacam ini menyelisihi pendidikan yang sekarang banyak dilakukan oleh  masyarakat kita, dimana anak-anak kita sejak kecil senantiasa dihancurkan  kejiwaannya, keberaniannya dengan berbagai dongeng tentang hantu, syetan,  khayalan tentang superman, batman, satria baja hitam, atau yang serupa yang  menggambarkan tentang manusia yang bisa terbang, merubah bentuk, dengan berbagai  kedustaan yang ada pada kisah-kisah tersebut. Tidaklah mengherankan bila  generasi yang dibina dan jiwanya dipenuhi dengan kisah-kisah palsu semacam ini,  hanya pandai mengkhayal, dan mudah putus asa, penakut dan pemalas.</span></p>
<p><!--  - FOOTER selesai ---><span style="font-family:Verdana;">Penulis: Ustadz Muhammad Arifin  Badri</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yahyaayyash.wordpress.com/199/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yahyaayyash.wordpress.com/199/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahyaayyash.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahyaayyash.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahyaayyash.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahyaayyash.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahyaayyash.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahyaayyash.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahyaayyash.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahyaayyash.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahyaayyash.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahyaayyash.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahyaayyash.wordpress.com&blog=585957&post=199&subd=yahyaayyash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyaayyash.wordpress.com/2008/06/02/indahnya-islam-dalam-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fc0559e901804fee3b1c9f1c0d60ae57?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yahyaayyash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cache.viewimages.com/xc/854245.jpg?v=1&#38;c=ViewImages&#38;k=2&#38;d=17A4AD9FDB9CF1936808AB6AB7C5FBAB1AE16C94485FE50C284831B75F48EF45" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>